Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 4 Mar 2026 23:26 WIT

TPNPB OPM Pamerkan Senjata SS1 Hasil Rampasan dari Aparat di Tolikara


					Senjata SS1 yang berhasil dirampas TPNPB dari Tolikara. Foto: Jubir TPNPB Perbesar

Senjata SS1 yang berhasil dirampas TPNPB dari Tolikara. Foto: Jubir TPNPB

KABARPAPUA.CO, Tolikara– Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim berhasil merampas satu pucuk senjata api jenis SS1 milik aparat militer Indonesia di Kabupaten Tolikara pada Rabu, 4 Maret 2026, sekitar pukul 12.00 WIT. TPNPB juga memamerkan senjata yang dirampas. Dalam foto yang beredar terlihat seorang laki-laki mengalungkan senjata SS1 di pundaknya.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menyampaikan perampasan dilakukan atas perintah Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum TPNPB) dan Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB-OPM).

“Kami siap bertanggung jawab penuh atas tindakan pasukan TPNPB yang dilakukan atas nama Botak Wanimbo,” kata Sebby Sambom, Rabu malam, 4 Maret 2026.

Pasukan TPNPB. Foto: Jubir TPNPB

Sambom bilang, saat ini senjata telahberada di Markas TPNPB. “Kami tegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk tidak melakukan penangkapan, penembakan, atau operasi militer di pemukiman warga sipil. Jika mau mengejar senjata tersebut, silakan datang langsung ke markas TPNPB. Kami siap mati, dan anda siap mati,” ujarnya.

Sambom juga menyampaikan imbauan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dan Keamanan, Pangkogapwilhan III, serta seluruh satuan tugas (Satgas) militer yang sedang beroperasi di Tanah Papua untuk tidak melakukan operasi militer di area pemukiman warga sipil selama proses pengejaran pasukan TPNPB pasca-perampasan senjata di Tolikara, demi menghindari korban jiwa dan kerusakan harta benda warga sipil.

Sambom menegaskan bahwa Mayor Jenderal Lekagak Telenggen dan Jenderal Goliath Tabuni siap bertanggung jawab penuh atas senjata-senjata tersebut, yang akan digunakan dalam perjuangan bersenjata untuk merebut kemerdekaan. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 321 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA