KABARPAPUA.CO, Nabire– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Papua Tengah mengeluarkan surat imbauan kewaspadaan bagi masyarakat terkait maraknya super flu. Langkah ini diambil dalam rangka peningkatan kewaspadaan dini terkait sejumlah kasus serupa di sejumlah wilayah.
Surat Imbauan bernomor 400.7/006.01/DKP2KB ditujukan kepada seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, serta kepada masyarakat umum hingga masyarakat.
Kepala DKP2KB , dr. Agus menyampaikan surat imbauan bertujuan untuk memutus rantai penularan sedini mungkin. Ada beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam surat imbauan tersebut:
- Selalu mengikuti perkembangan informasi resmi terkait super flu yang disampaikan oleh kementrian kesehatan RI, Pemprov Papua Tengah, dan Dinas kesehatan Kabupaten / Kota.
- Meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan diri.
- Menunda atau membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang teridentifikasi memiliki pengingkatakan kasus super flu.
- Bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah dengan potensi penularan agar senantiasa mengikuti arahan dan ketentuan pencegahan yang di tetapkan oleh pemerintah setempat.
- Apabila mengalami gejala yang mengarah pada super flu agar, melakukan isolasi mandiri, melaporkan kondisi kesehatan kepada puskesmas , rumah sakit, atau dinas kesehatan setempat.
- Kepada fasilitas kesehatan agar meningkatkan kesiapsiagaan deteksi dini dan surveilans, menyediakan sarana pencegahan infeksi, serta melaporkan secara berjenjang setiap temuan kasus suspek superflu.
“Kolaborasi antarpemerintah , tenaga medis, dan masyarakat untuk mengikuti imbauan diharapkan dapat menekan angka penyebaran penyakit,” ujarnya. *** (Agies Pranoto)
























