Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 25 Nov 2025 18:10 WIT

Kabar Baik Ekonomi Papua: 10 Kontainer Kayu Olahan Tembus Pasar Shanghai


					Gubernur Papua, Matius Fakhiri saat melepasa 10 komtainer kayu olahan ke Cina. Foto: Imelda/Kabarpapua.co Perbesar

Gubernur Papua, Matius Fakhiri saat melepasa 10 komtainer kayu olahan ke Cina. Foto: Imelda/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri melepas 10 kontainer kayu olahan ke Shanghai, China pada Selasa 25 November 2025. Pengiriman kali ini menjadi pengiriman tahap kelima sepanjang 2025, menandai total ekspor sebanyak 43 kontainer dengan volume mencapai 799,4190 meter kubik.

“Langkah ini menunjukkan Papua tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, tetapi telah mampu menghasilkan produk bernilai tambah melalui pengolahan modern, terukur, dan berkelanjutan,” kata Fakhiri.

Ekspor kayu olahan sejalan dengan visi besar “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis,” khususnya misi Papua produktif. Dengan mengembangkan industri pengolahan kayu, Papua tidak hanya memperkuat daya saing ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, dan menciptakan peluang usaha baru.

Gubernur Fakhiri mengapresiasi para pelaku industri kayu yang telah menjunjung tinggi prinsip legalitas, keberlanjutan, dan kemitraan dengan masyarakat adat.

Gubernur Papua, Matius Fakhiri saat melepasa 10 komtainer kayu olahan ke Cina. Foto: Imelda/Kabarpapua.co

“Pembangunan Papua harus selaras dengan lingkungan dan menghormati hak-hak masyarakat adat. Mereka adalah penjaga hutan dan jantung dari identitas Papua,” katanya.

Direktur Utama PT Semarak Dharma Timber, Ferry Tamsil menjelaskan sebelumnya ekspor dilakukan melalui Surabaya. Namun, mulai tahun depan, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pelayaran SPIL agar kapal ekspor bisa langsung masuk ke Jayapura.

“Dengan ekspor langsung dari Jayapura, semua dokumen tercatat di sini. Biaya ekspor kini setara dengan Surabaya. Ini terobosan besar bagi efisiensi logistik Papua,” ujar Ferry.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindagkop Papua, Anton Yoas Imbenai menjelaskan kolaborasi lintas sektor dan negara adalah wujud nyata dari Misi Papua Cerdas, yang mendorong hadirnya teknologi, pengetahuan, dan tata kelola modern di Papua.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Papua dan mitra internasional,” ujarnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA