Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 12 Nov 2025 17:33 WIT

Gubernur Papua Ajukan 14.882 Rumah Layak Huni ke Kementerian


					Gubernur Papua, Matius Fakhiri saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Foto: ist Perbesar

Gubernur Papua, Matius Fakhiri saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Gubernur Papua, Mathius Fakhiri bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa 11 November 2025. 

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Fakhiri mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi 14.882 unit rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Papua.

Maruarar Sirait menyambut baik usulan tersebut dan memastikan dukungan program penyediaan perumahan rakyat.

Untuk bantuan rumah subsidi di kawasan kumuh, khususnya daerah pesisir, Menteri Maruarar meminta agar kawasan yang sudah dibantu dapat dikembangkan menjadi kawasan wisata atau daerah ekonomi kreatif sehingga memiliki prospek jangka panjang.

“Kami mau kawasan kumuh yang sudah dibantu prospeknya jangka panjang. Jangan sampai setelah dibantu dua atau tiga tahun kembali menjadi kumuh,” katanya.

Menteri Maruarar menekankan pentingnya penyelarasan data antara Kementerian PKP dan Pemerintah Provinsi Papua terkait jumlah keluarga yang belum memiliki akses terhadap hunian layak.

Ia juga menjelaskan skema pembiayaan, model hunian, dan desain teknis akan disesuaikan dengan karakteristik setiap daerah, dengan tujuan tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Mathius Fakhiri menyampaikan Pemprov Papua berkomitmen mendukung Program Strategis Nasional ‘Pembangunan 3 Juta Rumah’ sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Provinsi Papua pada tahun 2024 mencapai 1.101.733 jiwa, dengan  penduduk miskin sebanyak 161,07 ribu jiwa. Sementara itu, 37,85 persen keluarga di Papua belum memiliki akses terhadap hunian yang layak, terutama di Kota Jayapura, Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Keerom.

“Program 3 juta rumah layak huni yang dikembangkan Kementerian PKP sangat dibutuhkan untuk mendukung visi Papua CERAH (Cerdas, Sejahtera, Harmoni), khususnya dalam mengurangi angka kemiskinan,” lanjutnya.

Gubernur Fakhiri merinci bahwa usulan pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi MBR di Papua mencakup 9 kabupaten/kota, yaitu: Kota Jayapura sebanyak 3.512 unit , Kabupaten Keerom 2.504 unit, Kabupaten Kepulauan Yapen 1.201 unit , Kabupaten Jayapura 2.671 unit, Kabupaten Supiori 1.046 unit, Kabupaten Waropen 471 unit, Kabupaten Sarmi 335 unit, Kabupaten Mamberamo Raya 293 unit dan Kabupaten Biak Numfor 2.849 unit rumah.  *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA