Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 24 Oct 2025 10:06 WIT

Pesan Bupati Jayawijaya pada Peresmian Gedung GBI Jibino di Musaima


					Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, saat resmikan Gedung GBI Jemaat Jibino, Kampung Musaima, Distrik Hubikiak. (Fotoi dok: Media Pemkab Jayawijaya) Perbesar

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, saat resmikan Gedung GBI Jemaat Jibino, Kampung Musaima, Distrik Hubikiak. (Fotoi dok: Media Pemkab Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip meresmikan Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI), Jemaat Jibino, Kampung Musaima, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, Rabu, 22 Oktober 2025.

Dalam sambutan, Atenius menyampaikan selamat dan sukses atas rampungnya pembangunan gedung baru GBI Jemaat Jibino. “Sehingga dapat diresmikan hari ini. Bangunan baru ini diharapkan dapat digunakan bagi kepentingan pelayanan gereja terhadap masyarakat,” katanya.

Berdirinya gedung gereja ini, kata Atenius, adalah wujud nyata kerja keras, gotong royong, dan pengorbanan tulus seluruh jemaat dan berbagai pihak yang terlibat. “Hal ini bukti rasa kebersamaan dan persaudaraan terpelihara baik di masyarakat,” katanya.

Atenius juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, yang turut mengambil bagian dalam kesuksesan pembangunan gedung gereja ini, mulai dari jemaat, panitia, hingga pemerintah distrik dan kampung. Juga bagi para donatur yang berkontribusi dalam proses pembangunannya.

“Gedung gereja ini tidak akan berdiri megah tanpa kerja keras, pengorbanan, dan dukungan dari bapak ibu sekalian. Tuhan memberkati segala sumbangan, doa, dan tenaga yang telah diberikan,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Atenius juga mengingatkan seluruh warga jemaat dan semua yang hadir bahwa pembangunan rumah ibadah adalah bagian dari pembangunan mental dan spiritual.

“Dimana kehadirannya di tengah-tengah masyarakat dan pemerintah bukan hanya untuk menjadi tempat bersekutu dan meningkatkan kualitas iman rohani jemaat, tetapi juga menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di daerah ini,” katanya. 

Atenius berharap agar gereja ini tak hanya tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat mempererat tali persaudaraan, persatuan, dan kesatuan antar umat beragama. “Mari kita jadikan gereja ini sebagai simbol perdamaian dan kerukunan,” tutupnya. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Konflik Dua Kelompok Menemui Titik Terang Menuju Perdamaian

21 January 2026 - 13:56 WIT

Dukung Publikasi Liga 4, Diskominfo Jayawijaya Terima Audiensi PSSI Papua Pegunungan

20 January 2026 - 13:27 WIT

Wamena Menuju Smart City: Lobi Strategis Bupati Jayawijaya Membuahkan Hasil Nyata

16 January 2026 - 12:26 WIT

Wapres Gibran Borong Hasil Bumi di Pasar Putikelek dan Pastikan Gizi MBG di Wamena

14 January 2026 - 22:21 WIT

Momen Wapres Gibran Menang Main Bola di Wamena hingga Menyesap Nikmatnya Kopi Lokal

13 January 2026 - 23:28 WIT

Perdana ke Wamena, Wapres Gibran Dijadwalkan Menginap Satu Malam

13 January 2026 - 15:31 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA