Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 15 Aug 2025 17:31 WIT

Pidato Kenegaraan HUT RI, DPR Papua Sebut Kebebasan Rakyat Hidup Layak


					Pidato kenegaraan jelang HUT ke 80 RI. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Pidato kenegaraan jelang HUT ke 80 RI. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menggelar sidang paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia. 

Sidang berlangsung penuh kehangatan di ruang sidang DPR Papua, pada Jumat 15 Agustus 2025 yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Papua serta seluruh anggota DPR Papua.

Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, didampingi Wakil Ketua III Supriadi Paling, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua ,Suzana Wanggai, serta sejumlah tokoh penting lainnya.

Dalam pidato Ketua DPR Papua Deni Henry Bonai yang dibacakan oleh Herlin Beatrix Monim, disampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta sidang dan penegasan makna kemerdekaan yang lebih mendalam.

“Kemerdekaan sejati bukan sekadar upacara atau pengibaran bendera, tetapi tentang kebebasan rakyat untuk hidup layak, bebas dari kemiskinan dan keterpinggiran,”katanya.

Sidang ini dilaksanakan berdasarkan pedoman resmi dari Menteri Sekretaris Negara melalui surat nomor B/2025 tanggal 28 Juli 2025. Tema peringatan tahun ini adalah:“Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”

Menurutnya tema tersebut mencerminkan semangat bangsa Indonesia dalam menjunjung tinggi kerukunan, gotong royong, dan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat serta daya saing global.

Monim menekankan peringatan HUT ke 80 RI menjadi momentum penting menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi milenial diharapkan tampil sebagai pemimpin dan tulang punggung bangsa.

“Kita harus mempersiapkan generasi muda agar mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, berdaulat, dan sejahtera di masa depan,”ujarnya.

Sidang paripurna menjadi simbol refleksi kebangsaan dan komitmen bersama untuk terus menjaga semangat kemerdekaan dalam bingkai persatuan dan pembangunan berkelanjutan. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Apresiasi Pemda Berprestasi, Gubernur Papua: “Penghargaan ini Memiliki Makna Strategis”

22 June 2026 - 23:41 WIT

Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Kerja Bakti

22 June 2026 - 18:53 WIT

Wamendagri Apresiasi Bakti Sosial yang Diinisiasi Pemprov Papua

22 June 2026 - 17:48 WIT

Papua Dapat Jatah 22 Ribu Unit Bedah Rumah, Mendagri Tito: APBD Enggak Akan Cukup

21 June 2026 - 22:25 WIT

Festival Colo Sagu 2026, Gubernur Papua: Pilar Ketahanan Pangan

19 June 2026 - 21:03 WIT

Jurus Jitu Gubernur Mathius Cetak SDM Unggul Papua

12 June 2026 - 22:53 WIT

Trending di KABAR PAPUA