Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 4 Mar 2025 22:55 WIT

Penerimaan Pegawai di RS Kementerian Kesehatan Harus Prioritaskan OAP


					Ketua Komisi V DPR Papua, Dina Laura Rumbiak. Foto: Imelda/kabarpapua.co Perbesar

Ketua Komisi V DPR Papua, Dina Laura Rumbiak. Foto: Imelda/kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Komisi V DPR Papua berharap penerimaan pegawai di Rumah Sakit (RS) Kementerian Kesehatan di Papua memprioritaskan Orang Asli Papua (OAP). 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi V DPR Papua, Dina Laura Rumbiak, kepada media di kantor DPR Papua, Selasa 4 Maret 2025.

Rumbiak menjelaskan SDM Papua di bidang kesehatan sudah siap untuk bekerja di Rumah Sakit Kementerian di Papua yang berada di Kota Jayapura.

“Walaupun penerimaan pegawai di rumah sakit itu dilakukan secara nasional lewat Kementerian Kesehatan, tapi  OAP harus mendapat perhatian dalam perekrutan tenaga dokter maupun tenaga medis,” Rumbiak menjelaskan.

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan anak-anak di Papua mendapatkan pendidikan kesehatan yang sama seperti anak-anak di luar Papua, dan sudah siap mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di Papua.“Dengan diperhatikan anak-anak OAP, maka tidak ada anggapan diskriminasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, H.Jayakusuma, menambahkan dengan dibangunnya rumah sakit vertikal, meskipun pengelolaannya di Kementerian Kesehatan, paling tidak penerimaan dokter, perawat, dan tenaga administrasi harus memperhatikan Orang Asli Papua (OAP). 

“Karena rumah sakit ini berada di daerah Otsus, pemerintah pusat harus lebih dominan mengambil dokter dan perawat yang ada di Papua. Kalau ada persyaratan yang harus dilakukan, silakan dilakukan sehingga ada keseimbangan,” harapnya.

Komisi V DPR Papua sudah melakukan pertemuan terkait hal ini dan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke rumah sakit tersebut. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 293 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA