Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 15 Dec 2024 17:05 WIT

812 Senjata Tajam Disita Aparat Keamanan di Tolikara


					812 senjata tajam yang didapat saat razia aparat keamanan di Karubaga, Tolikara. Foto: Polda Papua. Perbesar

812 senjata tajam yang didapat saat razia aparat keamanan di Karubaga, Tolikara. Foto: Polda Papua.

KABARPAPUA.CO, Tolikara– Aparat keamanan gabungan di Tolikara menyita 812 senjata tajam, saat razia di sekitaran Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.

Razia difokuskan pada benda tajam seperti panah, parang dan katapel yang dibawa massa pendukung pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tolikara. 

Razia dipimpin LO Papua Pegunungan Kombes Pol. Andi Yoseph Enoch, didampingi Kapolres Tolikara Kompol Irianto John, Sabtu, 14 Desember 2024.  

Dalam razia itu, personel gabungan melakukan penyisiran dengan berjalan kaki, dimulai dari arah atas Aula Gidi Karubaga (lokasi pleno) menuju bandara kemudian menyisir ke areal landasan Bandara Karubaga dan di areal Lapangan Merah Putih yang terdapat massa pendukung paslon.

812 senjata tajam yang didapat saat razia aparat keamanan di Karubaga, Tolikara. Foto: Polda Papua.

“Kami mengimbau massa pendukung tetap tenang dan menyerahkan permasalahan yang terjadi kepada KPU Provinsi Papua Pegunungan. Kami akan mencari PPD yang kabur dan akan dijemput untuk dibawa langsung ke tempat pleno,” ujarnya.

Kombes Enoch juga meminta agar massa paslon menahan diri dan tidak membuat aksi-aksi yang melanggar hukum karena yang akan rugi adalah masyarakat sendiri. Lalu, untuk senjata tajam yang didapat dalam razia akan dimusnahkan di Polres Tolikara.

Sementara itu, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jeremias Rontini memastikan permasalahan pleno di Lanny Jaya sudah terselesaikan dan ditetapkan dan tersisa Kabupaten Tolikara, karena masih ada 13 distrik yang belum menyelesaikan pleno. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 380 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA