Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 2 Dec 2024 20:39 WIT

Gerak Cepat Polres Jayapura Polda Papua Tangani Kebakaran di Pasar Baru Sentani


					Suasana di Pasar Pharaa Sentani saat kebakaran berlangsung Senin 2 Desember 2024. (Polda Papua) Perbesar

Suasana di Pasar Pharaa Sentani saat kebakaran berlangsung Senin 2 Desember 2024. (Polda Papua)

KABARPAPUA.COSentani – Polres Jayapura melakukan penyelidikan kasus kebakaran di Pasar Pharaa (pasar baru) Sentani. Kebakaran menghanguskan Gedung Blok B dan C serta lapak pedagang bagian belakang.

Kebakaran terjadi pada Senin dini hari 2 Desember 2024. Peristiwa tersebut menyebabkan, Pemerintah Jayapura dan pedagang mengalami kerugian materil.

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay S.I.K, menjelaskan kronologi dan langkah cepat dalam menangani kasus tersebut. Salah satunya dengan memeriksa saksi  Hj. IMA (58).

Dari keterangan saksi, api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B. Api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu.

Menurut Lia (40), kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIT. Saat itu dirinya sedang berada dirumah hingga mendapat panggilan telepon dari keponakannya yang mengabarkan kebakaran Pasar Phara Sentani.

Suasana di Pasar Pharaa Sentani saat kebakaran berlangsung Senin 2 Desember 2024. (Polda Papua)

Sementara saksi Muh. Erdin (25) yang merupakan pedagang di lokasi kebakaran, mengaku tengah tidur di lapak Pasar Phara Sentani saat kejadian.  Beruntng, ia dibangunkan oleh sang ibu dan memberitahukan ruko kebakaran.

“Saksi langsung bangun, serta melihat kebakaran yang mana kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka. Kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu,” ungkap Umar.

Menurut keterangan saksi lain Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang Pasar Pharaa Sentani. Ia mendengar bunyi klutuk-klutuk saat menyiapkan kue kering dagangannya pada pukul 02.30 WIT.

Milka kemudian membuka pintu dan melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C. Setelah itu, Milka keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri.

Umar mengimbau masyarakat untuk tetap menjauh dari lokasi kebakaran, karena ada sisa-sisa bara api. “Untuk saat ini belum ada barang bukti yang diamankan dari TKP. Kami masih mendata jumlah lapak jualan yang terbakar,” katanya. *** (Adv/Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA