Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 31 Oct 2024 22:08 WIT

Hasil Operasi Zebra Cartenz 2024 Polda Papua dan Jajaran: Pelanggaran ETLE Nol


					Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Polda Papua) Perbesar

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO,  Kota Jayapura – Operasi Lalu Lintas yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Papua dengan sandi Zebra Cartenz 2024, resmi berakhir.

Operasi berlangsung selama 14 hari pelaksanaan yang dimulai pada 14 September lalu. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua dan Polres Jajaran mencatat terjadi peningkatan jumlah pelanggar baik roda dua maupun roda empat.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2023 jumlah pelanggar sebanyak 7.946 pelanggar. Sedangkan di tahun 2024 sebanyak 8.359 naik 413 atau meningkat 5%,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, Rabu 30 Oktober 2024.

Adapun pelanggaran yang terekam electronic traffic law (ETLE) statis dan mobile pada 2023 mencapai 168. Sementara pada 2024, nol pelanggar.

“Kami juga melakukan teguran terhadap pelanggar lalu lintas di tahun 2024 sebanyak 6.897. Jika dibandingkan tahun 2023 sebanyak 5.664 berarti terjadi peningkatan sebanyak 1.233,” ucap Benny.

Selain pelanggaran, jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2024 mengalami peningkatan. “Di tahun 2023 jumlah kejadian sebanyak 21 kasus. Sementara tahun 2024 sebanyak 77 kasus, naik 56 kasus,” ujarnya.

Untuk korban meninggal dunia pada 2023, Polda Papua mencatat 3 orang. Sementara 2024 sebanyak 2 orang, sehingga terjadi penurunan. Adapun luka berat di tahun 2023 sebanyak 5 korban, sedangkan tahun 2024 sebanyak 43.

“Untuk korban luka ringan di tahun 2023 sebanyak 24 korban. Lalu,  tahun 2024 sebanyak 74 korban sehingga naik 50 korban,” urai Benny.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan lalu lintas  juga menyebabkan kerugiaan materiil. Pada 2023, kerugian materil sebanyak Rp. 19 juta,  jika dibandingkan tahun 2024 sebanyak Rp. 207 juta. “Kerugian naik sebanyak Rp 188 juta,” jelasnya.

Benny berharap Operasi Zebra Cartenz tahun 2024 yang digelar terpusat dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Kami harap ada kesadaran masyarakat sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Provinsi Papua,” harapnya. *** (Adv/Polda)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA