Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 3 Oct 2024 23:32 WIT

Kodim Jayawijaya Kawal Penyelesaian Bentrok Antarwarga di Wamena


					Suasana rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk penyelesaian bentrok antarwarga di Wamena, Kamis 3 Oktobr 2024. (Kodim Jayawijaya) Perbesar

Suasana rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk penyelesaian bentrok antarwarga di Wamena, Kamis 3 Oktobr 2024. (Kodim Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO,Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk penyelesaian bentrok antarwarga di Wamena, Kamis 3 Oktober 2024.

Rapat dipimpin Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, MPA. Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo, S.E., M.Han, turut hadir.

Pj Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai, menyampaikan pertikaian antar kelompok Nduga dan Lanny Jaya terjadi dari sebuah peristiwa privasi keluarga.

“Saya mendapat perintah langsung oleh Mendagri kepada kita Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk segera menyelesaikan pertikaian antara kedua kelompok tersebut. Sehingga tidak ada lagi korban-korban yang berjatuhan,” ucapnya.

Velix berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan aman agar kota yang kita cintai ini jauh dari kata rawan.

Suasana rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk penyelesaian bentrok antarwarga di Wamena, Kamis 3 Oktobr 2024. (Kodim Jayawijaya)

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo, menyatakan pihaknya akan membantu dan mendukung Polres Jayawijaya dalam usaha pengamanan pertikaian ini.

“Saya selaku Komandan Kodim 1702/Jayawijaya akan selalu hadir mendukung tugas pokok Polri dalam pencegahan terjadinya bentrok yang berkelanjutan antara kedua kelompok tersebut,” tegasnya.

Reza meminta forkopimda masing-masing daerah menahan dan menghalau masyarakatnya agar tidak turun dan ikut bergabung dalam bentrok tersebut.

“Kami harap persoalan ini dapat dengan cepat terselesaikan sehingga tidak mengganggu jalannya pesta demokrasi di Papua Pegunungan,” harapnya. *** (Rilis Kodim Jayawijaya)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kapolda Papua Tengah: Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Jadikan 1 Mei Ajang Perkuat Kedamaian di Bumi Cenderawasih

28 April 2026 - 14:50 WIT

Trending di PERISTIWA