Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 3 Oct 2024 23:16 WIT

Kolaborasi BPS-Pemkab Nabire untuk Data Strategis Kemiskinan hingga Inflasi


					BPS dan Pemerintah Kabupaten Nabire melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Data Strategis BPS Kemiskinan Dan Inflasi Serta Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2024. Foto: ist Perbesar

BPS dan Pemerintah Kabupaten Nabire melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Data Strategis BPS Kemiskinan Dan Inflasi Serta Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2024. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Nabire– BPS dan Pemerintah Kabupaten Nabire melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Data Strategis BPS Kemiskinan Dan Inflasi Serta Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2024.

FGD dilakukan di Aula LPP RRI Nabire, Kamis 3 Oktober 2024 yang dipimpin Dio Benuvin Perkasa Ginting, Kepala BPS Kabupaten Nabire dan dihadiri 30-an orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Kabupaten Nabire, Ismail Djamaluddin, Kepala BPJS Kesehatan Nabire, Marell Obrin Thompson Gultom, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Muslika, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo dan sejumlah pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Dio Benuvin menjelaskan kegiatan dilakukan dalam rangka kolaborasi antara BPS dan pemda, yang mana informasi semakin kompleks sehingga penggunaan data yang tepat menjadi pondasi utama dalam pengambilan keputusan. 

“Data yang akurat dan relevan tidak hanya membantu dalam memahami kondisi, tetapi memungkinkan untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dio bilang, tanpa data, pengambilan keputusan yang diambil berisiko tidak efisien dan bisa terjadi tidak efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

“Walaupun kami sudah mengumpulkan tentang data yang baik, BPS tidak boleh hanya menyimpannya saja. Maka, FGD hari ini memberikan informasi tentang data, sehingga dapat berguna dan dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi perencanaan dan juga merumuskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

BPS yakin kolaborasi BPS dan pemda menjadi kunci data yang digunakan oleh semua pihak dapat konsisten dipertanggungjawabkan, bahkan bisa dilakukan  sinkronisasi. Ini sebagai bentuk tanggung jawab BPS kepada publik terhadap data sebagai database,” uajrnya.

Selain itu, data yang dihasilkan akan mendukung perencanaan program pembangunan agar terukur dan sesuai dengan kebutuhan. Dalam FGD ini diharapkan ada sinergi yang lebih baik.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Nabire, Ismail Djamaluddin mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BPS dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya di daerah.

“Semoga data yang dihasilkan dapat memperbaiki kekurangan. Data Kemiskinan menjadi salah satu indikator utama dalam mempermudah perumusan kebijakan publik, serta membantu melakukan program yang lebih efektif dan efisien untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemprov Papua Tengah Apresiasi Penyelenggaraan Bazar dan Pasar Murah dari Korem 173/PVB

22 September 2026 - 13:01 WIT

Penguatan Kapasitas Sekber Provinsi dan Kabupaten Program Bangkit Papua Tengah

22 September 2026 - 12:27 WIT

Kejar Deadline Akhir 2026, Pembangunan Kompleks Perkantoran Papua Tengah Dipacu Maksimal

21 September 2026 - 19:18 WIT

Wujud Solidaritas, WKRI Paniai Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran

20 September 2026 - 19:02 WIT

Lewat OJT, Dinkes Provinsi Papua Tengah Perkuat Layanan Penyakit Menular di Dogiyai

16 September 2026 - 19:23 WIT

Papua Tengah Dorong Sekolah Reguler Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

16 September 2026 - 12:19 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH