Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 29 Sep 2026 12:21 WIT

Bapperida Papua Tengah Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem


					Suasana Bapperida Papua Tengah gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Suasana Bapperida Papua Tengah gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)Provinsi Papua Tengah resmi menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Penguatan Intervensi Kesehatan dan Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting, serta Integrasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah ini, dihadiri oleh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), kepala perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait, Selasa, 29 September 2026.

Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah Eliezer Yogi menjelaskan, rakor ini digelar sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan program kerja dan mempertajam intervensi penanganan di lapangan.

“Mengingat stunting dan kemiskinan ekstrem merupakan dua tantangan saling berkaitan yang menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional,” kata Eliezer saat memberikan sambutannya.

“Disini kami ingin melihat sejauh mana pelaksaannya penurunan stunting dan angka kemiskinan di 8 kabupaten. Sebab dari data yang ada, Papua Tengah cukup tinggi untuk stunting, yaitu 32,5 persen,” kata Eliezer menambahkan.

Suasana Bapperida Papua Tengah gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

Eliezer juga mengatakan, untuk itu sinergi dan integrasi program antar kabupaten dan organisasi perangkat daerah (OPD) adalah kunci utama memastikan langkah-langkah yang direncanakan benar-benar terealisasi.

“Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang solid, mulai dari validasi data yang akurat, pembinaan di kabupaten, hingga eksekusi program yang tepat sasaran. Salah satunya ialah program Papua Tengah Bangkit, yang memang dikhususkan untuk ibu hamil dan balita,” terangnya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua Tengah Victor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyampaiakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Penanganan stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga berkaitan dengan pendidikan, ketahanan pangan, sanitasi, air bersih, perlindungan sosial, kondisi ekonomi keluarga, serta kualitas lingkungan tempat masyarakat hidup,” jelas Victor membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sentuhan Gubernur Meki Nawipa di Puncak: Perkuat Kesehatan hingga Kesejahteraan Tukang Ojek

27 September 2026 - 22:04 WIT

Laptop dari Gubernur Meki Nawipa Nyalakan Harapan Pelajar Puncak

26 September 2026 - 21:18 WIT

Gubernur Papua Tengah Wujudkan Pendidikan Berkualitas Lewat Sekolah Asrama Kago Puncak

26 September 2026 - 18:09 WIT

Kini, Warga di Distrik Dervos dan Doufo Puncak Nikmati Listrik 24 Jam

26 September 2026 - 11:54 WIT

Bawa Misi Strategis, Gubernur Papua Tengah Tinjau Pembangunan, Pendidikan, hingga Kesehatan di Puncak

25 September 2026 - 17:09 WIT

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakor Regional PBJ Se-Tanah Papua Tahun 2026

23 September 2026 - 17:08 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH