KABARPAPUA.CO, Nabire – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)Provinsi Papua Tengah resmi menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Penguatan Intervensi Kesehatan dan Sinergi Lintas Sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting, serta Integrasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah ini, dihadiri oleh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), kepala perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait, Selasa, 29 September 2026.
Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah Eliezer Yogi menjelaskan, rakor ini digelar sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan program kerja dan mempertajam intervensi penanganan di lapangan.
“Mengingat stunting dan kemiskinan ekstrem merupakan dua tantangan saling berkaitan yang menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional,” kata Eliezer saat memberikan sambutannya.
“Disini kami ingin melihat sejauh mana pelaksaannya penurunan stunting dan angka kemiskinan di 8 kabupaten. Sebab dari data yang ada, Papua Tengah cukup tinggi untuk stunting, yaitu 32,5 persen,” kata Eliezer menambahkan.

Eliezer juga mengatakan, untuk itu sinergi dan integrasi program antar kabupaten dan organisasi perangkat daerah (OPD) adalah kunci utama memastikan langkah-langkah yang direncanakan benar-benar terealisasi.
“Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang solid, mulai dari validasi data yang akurat, pembinaan di kabupaten, hingga eksekusi program yang tepat sasaran. Salah satunya ialah program Papua Tengah Bangkit, yang memang dikhususkan untuk ibu hamil dan balita,” terangnya.
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua Tengah Victor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyampaiakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Penanganan stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga berkaitan dengan pendidikan, ketahanan pangan, sanitasi, air bersih, perlindungan sosial, kondisi ekonomi keluarga, serta kualitas lingkungan tempat masyarakat hidup,” jelas Victor membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. ***(Agies Pranoto)













