Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 13 Dec 2023 18:48 WIT

Pemprov Papua Tengah Kucurkan Rp31 Miliar Bansos Tunai Kemiskinan Ekstrem


					Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menyerahkan bansos tunai kemiskinan ekstrem di Nabire, Rabu 13 Desember 2023. (Dok Pemprov Papua Tengah) Perbesar

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menyerahkan bansos tunai kemiskinan ekstrem di Nabire, Rabu 13 Desember 2023. (Dok Pemprov Papua Tengah)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucurkan bantuan sosial (bansos) tunai sebesar Rp 31,6 miliar untuk masyarakat 8 kabupaten dalam penanganan kemiskinan ekstrem.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengungkapkan, pemberian bantuan ini wujud komitmen Pemprov Papua Tengah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.

“Bantuan ini juga bertujuan untuk mendukung target nasional dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen di tahun 2024,” kata Ribka Haluk saat peluncuran bantuan sosial di Kantor Pos Nabire, Rabu 13 Desember 2023.

Berdasarkan data Kementerian  Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK RI), data masyarakat miskin ekstrem di Papua Tengah mencapai 71.388 jiwa. Mereka tersebar di 8 daerah  di Provinsi Papua Tengah.

Adapun untuk Nabire sebanyak 9.267 jiwa, Paniai 4.045 jiwa, Puncak Jaya 13.930 jiwa. Kemudian, Puncak 17.852 jiwa, Dogiyai 13.719 jiwa, Kabupaten Deiyai 5.867 jiwa, Mimika 6.115 jiwa dan Intan Jaya 593 jiwa.

“Dengan jumlah jiwa yang cukup besar tersebut seharusnya memacu kita untuk bekerja lebih giat dan kreatif lagi dalam mengentaskan masalah ini,” ujarnya.

Saat ini Pemprov Papua Tengah akan memberikan bantuan kepada 11.107 jiwa dengan jumlah dana sebesar Rp 31,6 miliar. Bantuan ini sesuai dengan laporan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah.

Ribka mengimbau para Bupati se-Papua Tengah untuk tidak ragu-ragu dalam mengintervensi program dan kegiatan kerja 2024 kepada setiap perangkat daerah untuk berfokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan dengan bijaksana. Sebab, para penerima bantuan di tahun ini tidak akan memperoleh bantuan sosial yang sama  pada tahun berikutnya,” pesannya. *** (Sumber: Pemprov Papua Tengah)

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Aksi Memukau Dua Siswa Mepa Boarding School Sukses Guncang Panggung Dies Natalis Ke-1

30 September 2026 - 16:18 WIT

Dies Natalis Ke-1, Mepa Boarding School Harus Dapat Membangun Fondasi Pendidikan yang Kuat

30 September 2026 - 12:06 WIT

Tas Noken Warnai Pembukaan Acara Rakor yang Digelar Bapperida Papua Tengah

29 September 2026 - 13:13 WIT

Bapperida Papua Tengah Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

29 September 2026 - 12:21 WIT

Sentuhan Gubernur Meki Nawipa di Puncak: Perkuat Kesehatan hingga Kesejahteraan Tukang Ojek

27 September 2026 - 22:04 WIT

Laptop dari Gubernur Meki Nawipa Nyalakan Harapan Pelajar Puncak

26 September 2026 - 21:18 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH