Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 9 Jan 2025 21:16 WIT

Polda Papua Kirim 30 Personel Buru Pembunuh 2 Tukang Senso di Yalimo


					Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Polda Papua mengirim 30 personel untuk memburu pelaku pembunuhan 2 tukang senso di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan pada 8 Januari 2025.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, mengatakan 30 personel ini merupakan gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz di Jayapura dan Mimika.

“Berkaitan dengan kekerasan bersenjata maka yang dikedepankan adalah operasi damai  cartenz. Mereka sudah bergerak dan sekarang sudah tiba di wamena dan sementara priper (persiapan) untuk menuju Yalimo,” ujarnya.

Saat ini, kata Patrige, pihaknya masih mendalami pelaku pembunuhan yang diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Patrige pun berharap pelaku dapat segera tertangkap dalam waktu dekat ini.

“Kita masih mendalami pelaku ini apakah pelaku yang ada di Kabupaten Yalimo sendiri atau pelaku dari luar. Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya kita sudah bisa mengidentifikasi kelompok pelakunya dari mana,” ucap Patrige.

Dugaan Pelaku Aske Mabel Belum Bisa Dipastikan

Selain mengirim personel Satgas Damai Cartenz, Polda Papua juga menyiapkan Tim Dokkes untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dimana informasi awal, salah satu korban yang tertembak.

“Dari informasi kami bahwa tidak temukan proyektil di dalam tubuhnya, ini juga mempersulit kita. Mudah- mudahan dari hasil penyelidikan nanti keterangan yang dikumpulkan setelah kita analisa bisa terjabar senjata apa yang digunakan pelaku,” katanya.

Soal dugaan pelaku dari kelompok Aske Mabel, Patrige menyampaikan belum dapat memastikan. Namun pasca Aske Mabel membawa kabur senjata milik Polri, mulai ada kejadian penembakan hingga menelan korban.

“Hari ini mereka (tim) akan bergerak terus sampai memastikan kelompok mana yang melakukan. Hal ini membuat kita bertanya-tanya apakah ada kelompok lain ataukah memang hanya kelompok yang dibentuk oleh Aske Mabel ini yang kita masih selidiki,” pungkasnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA