Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 21 Sep 2024 12:26 WIT

Pilot Susi Air Phillip Mark Mehrtens Bebas dari Lokasi Penyanderaan KKB


					Mantan Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge bersama Pilot Susi Air Phillip Mark Mehrtens tiba di Lanud Timika. Foto: istimewa Perbesar

Mantan Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge bersama Pilot Susi Air Phillip Mark Mehrtens tiba di Lanud Timika. Foto: istimewa

KABARPAPUA.CO, Wamena – Pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens yang berkebangsaan Selandia Baru itu, akhirnya bebas dari lokasi penyanderaan dan cengkraman kelompok kriminal bersenjata (KKB) Egianus Kogoya, pada Sabtu, 21 September 2024.

Pembebasan Phillip Mark Mehrtens yang disandera KKB sejak Februari 2023 lalu itu, berkat campur tangan mantan Penjabat Bupati Nduga, Edison Nggwijangge.

Menurut Edison, pembebasan Phillip Mark Mehrtens dengan rute Timika-Yuguru di Kabupaten Nduga-Timika dengan menggunakan helikopter carteran, Asian One PK-LTY yang terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika, sekitar pukul 08.15 WIT.

Kemudian, helikopter yang membawa Phillip Mark Mehrtens mendarat sekitar pukul 12.04 WIT di Lanud Yohanis Kapiyau Timika. Rencananya, pilot ini akan dibawa dari Yuguru ke Timika dan selanjutnya akan diterbangkan ke Jakarta.

Kepada wartawan kabarpapua.co, Edison menjelaskan, pembebasan Pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens melalui perjuangan yang cukup panjang, baik bersama tim khusus (timsus) pembebasan dan juga pendekatan kekeluargaan.

“Personel TNI Polri juga membantu kami, terkhusus bantuan dari Bapak Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Alfred Papare dan timnya. Akhirnya upaya pembebasan pilot hampir dua tahun ini dapat diselesaikan dengan baik hari ini,” katanya, kepada kabarpapua.co. ***(Stefanus Tarsi) 

Artikel ini telah dibaca 18,258 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA