Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 21 Jun 2026 23:32 WIT

250 Putra-Putri Asal Papua Tengah Dikirim ke Jayapura Demi Tembus Sekolah Kedinasan


					Pelepasan OAP Papua Tengah untuk dibina jelang tes sekolah kedinasan. Foto: Humas PPT Perbesar

Pelepasan OAP Papua Tengah untuk dibina jelang tes sekolah kedinasan. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire- Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi melepas 250 putra-putri terbaik Orang Asli Papua (OAP) dari 8 kabupaten untuk mengikuti program bimbingan belajar (Bimbel) intensif di Jayapura. Program strategis diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda lokal menembus sekolah kedinasan favorit di Indonesia.

Acara pelepasan digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah pada Sabtu 20 Juni 2026. Mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Silwanus Soemoel memimpin pelepasan didampingi Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa.

Silwanus menyampaikan program ini bukan sekadar bantuan pendidikan biasa, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan Papua Tengah. Kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Seleksi sekolah kedinasan menuntut disiplin, kemampuan akademik, kesehatan fisik, dan mental yang kuat. “Kami ingin makin banyak anak asli daerah yang lolos, agar kelak menjadi aparatur yang memahami kebutuhan wilayahnya sendiri,” ujar dr. Silwanus Soemoel.

Mantan Penjabat Sekda Pegunungan Bintang ini juga berpesan agar para peserta menjaga nama baik daerah, keluarga, dan diri sendiri selama berada di Jayapura. Ia mengimbau peserta untuk fokus penuh dan menaati seluruh arahan para pembimbing.

Para peserta dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai Senin hingga Rabu pekan ini. Mereka akan mengikuti bimbingan belajar intensif selama dua bulan penuh, terhitung dari 25 Juni hingga 25 Agustus 2026.

Untuk memastikan kualitas pembelajaran, 250 peserta ini dibagi secara merata ke dalam dua lembaga pendidikan ternama di Jayapura:

  • 125 Peserta di Papua Hope Language Institute (PHLI).
  • 125 Peserta di Ruang Guru.

Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, menjelaskan para peserta tidak hanya diajarkan teori, melainkan taktik komprehensif untuk menghadapi seleksi yang terkenal super ketat. Materi yang disiapkan meliputi:

  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  • Psikotes dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  • Latihan Fisik (Kesamaptaan)
  • Tryout berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT)
  • Pemahaman Wawasan Kebangsaan

Program bimbingan ini ditargetkan untuk meloloskan putra-putri Papua Tengah ke enam sekolah kedinasan elit, yaitu:

  1. STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
  2. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)
  3. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
  4. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
  5. STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
  6. STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)

“Waktu ujian masih menunggu jadwal resmi dari Kementerian PAN-RB. Selama dua bulan ini kami harap peserta benar-benar fokus. Tunjukkan bahwa anak asli Papua Tengah juga mampu bersaing dan lolos seleksi ketat ini,” tegas Denci optimis.

Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pemprov Papua Tengah dalam membuka akses pendidikan berkualitas, sekaligus mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang siap membangun tanah kelahiran mereka. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

MAJU BERSAMA GUBERNUR: Papua Tengah Terang! Listrik Energi Terbarukan Nyala Hingga Pelosok

4 October 2026 - 20:03 WIT

Aksi Memukau Dua Siswa Mepa Boarding School Sukses Guncang Panggung Dies Natalis Ke-1

30 September 2026 - 16:18 WIT

Dies Natalis Ke-1, Mepa Boarding School Harus Dapat Membangun Fondasi Pendidikan yang Kuat

30 September 2026 - 12:06 WIT

Tas Noken Warnai Pembukaan Acara Rakor yang Digelar Bapperida Papua Tengah

29 September 2026 - 13:13 WIT

Bapperida Papua Tengah Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

29 September 2026 - 12:21 WIT

Sentuhan Gubernur Meki Nawipa di Puncak: Perkuat Kesehatan hingga Kesejahteraan Tukang Ojek

27 September 2026 - 22:04 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH