KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Peringati Hari Kartini, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluraga (PKK) Provinsi Papua menggelar berbagai macam lomba dan kegiatan, salah satunya fashion show dengan pakaian adat Papua.
Salah satu peserta fashion show pakaian adat Papua asal Kabupaten Puncak, Santi Tabuni mengatakan, baju yang dia kenakan berasal dari kulit kayu, mulai dari rok, yang disebut salli dan baju yang disebut noken jum.
Terus ada kalung panjang disebut yowa, yang terbuat dari pohon anggrek. Juga ada penutup kepala dan tas besar yang disebut noken.
“Kami ingin mengangkat budaya masyarakat Puncak, memang di Papua identik dengan kulit kayu, namun pengelolaannya berbeda seperti baju yang saya gunakan ini berwaran biru ada campuran hijaunya. Dengan menggunakan baju adat ini, semua masyarakat bisa mengetahui baju ada di Papua berbeda-beda,” jelas Santi.
Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe mengatakan, meski masih di tengah pandemi, tapi tak menghilangkan semangat para mama-mama mengikuti kegiatan.
“Kami tetap jaga dan jalankan protokol kesehatan. Kegiatan ini pastinya membangkitkan semangat tiap tim dan anggota PKK Provinsi Papua. Kita tak boleh melemah dengan COVID-19, tapi harus bangkit,” katanya di Kota Jayapura, Rabu, 21 Apri 2021.
Yulce juga mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang paling jarang dilakukan. Sebab semua kabupaten-kota ikut terlibat di dalamnya, yaitu 29 kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua. “Ini kesempatan yang baik. Kami semua berkumpul disini merayakan Hari Kartini bersama,” ungkapnya. ***(Qadri Pratiwi)








