Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 12 Nov 2024 18:30 WIT

Thaha Al Hamid Ajak Masyarakat Dukung Polda Papua Ciptakan Pilkada Damai


					Tokoh Muslim Papua, Thaha Al Hamid. (Polda Papua) Perbesar

Tokoh Muslim Papua, Thaha Al Hamid. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Tokoh Muslim Papua, Thaha Al Hamid mengajak masyarakat Papua untuk mendukung Polda Papua dalam menciptakan kedamaian jelang Pilkada serentak.

Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam memastikan pesta demokrasi berjalan damai, aman dan tertib. Apalagi, pemungutan suara tinggal menghitung hari

“Saya THaha Al Hamid ingin mengajak dan menyampaikan bahwa November ini adalah bulan akan diselenggarakannya Pilkada. Hal terpenting adalah kita memastikan bahwa proses politik ini berlangsung dalam suasana damai, aman dan tertib,” ujarnya.

Ia mengatakan, rakyat boleh menyalurkan hak politiknya secara bebas. Namun rakyat juga harus mendukung pihak keamanan dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua.

“Mari kita berikan dukungan aparat keamanan kepada Polda Papua bersama-sama bahu membahu. Kita jaga supaya situasi jelang Pilkada ini terus aman dan nyaman hinggga saat masyarakat menyalurkan hak politiknya,”  kata Thaha.

Semua pihak juga harus menyambut Pilkada dengan gembira. Sebab, nantinya dari Pilkada 2024 aka melahirkan pemimpin masa depan Papua.

“Ini momen yang sangat penting bagi kita semua. Kita harus menyambut momen ini dengan suka cita  tanpa harus menularkan pikiran buruk yang nantinya membuat warga bentrok  hingga terjadi konflik sosial. Siapapun pasti tidak mau hal itu terjadi,” ucapnya.

Thaha juga meminta semua pihak untuk tidak menyebarkan isu-isu, narasi provokasi yang merugikan orang banyak. Apapun dinamika yang terjadi, sudah seharusnya menyerahkannya kepada pihak keamanan.

“Rakyat boleh menyalurkan hak politiknya bebas, sesuai kata nurani dia, dan itu tidak ada yang melarang. Akan tetapi yang utama adalah situasi harus tetap aman dan damai,” pesannya. *** (Adv/Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA