Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 20 Oct 2026 18:06 WIT

Seruan Damai MRP: Bersatu Jaga Tanah Papua tetap Kondusif


					Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Unsur Pokja Adat, Max Abner Ohee. Foto: Katharina/KabarPapua.co Perbesar

Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Unsur Pokja Adat, Max Abner Ohee. Foto: Katharina/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Unsur Pokja Adat, Max Abner Ohee menyampaikan seruan penting kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, persaudaraan, dan kedamaian di Tanah Papua. Ia menegaskan bahwa Papua adalah rumah bersama bagi seluruh warga yang hidup dan membangun kehidupan di atas tanah tersebut.

​Menanggapi maraknya beredar pernyataan dan narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat di media sosial, Max Abner Ohee meminta warga agar tetap tenang, bijaksana, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan bahwa keberagaman latar belakang, asal-usul, maupun identitas tidak boleh dijadikan alasan untuk saling mengancam atau mencurigai.

​”Jangan biarkan perbedaan membuat kita saling mencurigai atau merusak hubungan persaudaraan yang telah terbangun selama ini,” tegasnya.

​Dalam pandangan adat, keberadaan seluruh elemen masyarakat, mulai dari guru, tenaga kesehatan, ASN, petani, hingga para pekerja merupakan bagian penting dari kehidupan sosial dan pembangunan Tanah Papua yang wajib dilindungi bersama.

​Untuk menjaga kondusifitas, MRP mengimbau peran aktif para kepala suku, ondoafi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, serta seluruh komponen masyarakat untuk saling bergandengan tangan menciptakan ketenteraman di lingkungan masing-masing.

​Max Abner Ohee mengakhiri pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya memelihara nilai-nilai adat, kemanusiaan, dan persaudaraan demi masa depan Papua. “Papua membutuhkan kedamaian, bukan ancaman. Papua membutuhkan persatuan, bukan permusuhan,” ujarnya.*** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Yapen Freedive Dorong Promosi Wisata Bahari Kampung Sarawandori

11 October 2026 - 15:26 WIT

Promosi Wisata Bahari dan Kuliner Lokal Lewat Festival Sarawandori in Frame

11 October 2026 - 12:00 WIT

Rian Hendrik Apresiasi Festival Arus Ansus, Dorong Jadi Agenda Tahunan

10 October 2026 - 23:54 WIT

Pemilik Komoke Kopi Sambut Positif Kedainya Menjadi Titik Temu Seniman

10 October 2026 - 12:07 WIT

Jemaat GKI Betania Mariadei Sambut 71 Peserta Wisata Rohani GKI Bethel Bremi

7 October 2026 - 22:24 WIT

KKSS Kepulauan Yapen Susun Program Kerja, Pendataan Warga dan Sekretariat Jadi Prioritas

4 October 2026 - 19:52 WIT

Trending di RAGAM