Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 14 Oct 2026 16:31 WIT

Jembatan Merah Putih Jadi Titik Kehidupan Baru di Ugimba Pedalaman Intan Jaya


					Keceriaan anak-anak dan warga Distrik Ugimba saat peresmian Jembatan Merah Putih. Foto: Koops TNI Habema Perbesar

Keceriaan anak-anak dan warga Distrik Ugimba saat peresmian Jembatan Merah Putih. Foto: Koops TNI Habema

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Selama bertahun-tahun, terisolasinya wilayah pedalaman Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah menyulitkan langkah warga untuk beraktivitas. Apalagi, sungai deras di daerah itu menjadi benteng keterisolasian warga. 

Cerita itu berubah dengan berdirinya Jembatan Merah Putih. Jembatan yang terbuat dari rangka besi dan  kayu  berdiri dengan gagah, membentang di antara dua sisi sungai yang akhirnya menjadi urat nadi kehidupan yang memutus belenggu terisolirnya Distrik Ugimba.

Pembangunan jembatan ini lahir dari bahu-membahu antara prajurit TNI (Koops TNI Habema), tim Vertical Rescue Indonesia, pemerintah daerah, dan semangat warga lokal. 

Jembatan diresmikan oleh Kaskogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, mewakili Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto.

“Jangan hanya melihat jembatannya, tetapi lihat kehidupan yang akan melewatinya. Anak-anak menuju sekolah, mama-mama menuju kebun, masyarakat menuju pelayanan kesehatan dan tempat ibadah.  Yang dibangun bukan hanya jembatan, tetapi juga kesempatan dan harapan bagi masa depan masyarakat Ugimba,” kata Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto.

Peresmian Jembatan Merah Putih di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya. Foto: Koops TNI Habema

Menurut Pangkoops,  pembangunan jembatan merupakan contoh nyata bagaimana keamanan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan kegiatan pembangunan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan yang semakin baik dapat diikuti dengan pembangunan dan kehidupan masyarakat yang semakin normal.

“Keamanan membuka ruang, pembangunan menghubungkan kehidupan, dan masyarakatlah yang menghidupkan kampungnya. Ketika masyarakat dapat bekerja, anak-anak bersekolah, gereja dan adat berjalan, serta keluarga hidup dengan tenang, di situlah Papua yang damai mulai menjadi kenyataan,” tambahnya.

Koops TNI Habema menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan hingga pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, orang orang baik serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hilang Arah Terhalang Asap Pekat di Timika, 7 Penumpang Longboat Ditemukan Selamat

14 October 2026 - 17:09 WIT

Polres Nabire Musnahkan Ganja Asal Jayapura

14 October 2026 - 14:46 WIT

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB di Dekai, 1 Tewas

13 October 2026 - 22:40 WIT

Kejati Papua Tetapkan Mantan Kadis PUPR Boven Digoel Tersangka Kasus Korupsi Rp10,64 Miliar

13 October 2026 - 14:13 WIT

Dari Pengabdian Menjadi Berkat, TMMD di Nabire Bangun Gereja untuk Umat

13 October 2026 - 13:42 WIT

Bupati Mesak Magai Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 1705 Nabire

13 October 2026 - 11:34 WIT

Trending di PERISTIWA