KABARPAPUA.CO, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 semakin tinggi. Sebanyak 605 peserta telah terdaftar untuk mengikuti ajang olahraga lari yang akan digelar di Alun-Alun Serui pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Koordinator Kosong Tujuh Fun Run 2026, Aga mengatakan, setelah pembagian jersey dan nomor peserta, panitia kini memasuki tahap akhir persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib.
Menurutnya panitia terus melakukan koordinasi dan pengecekan terhadap berbagai kebutuhan teknis, mulai dari kesiapan jalur lari, pengamanan, tim medis, perlengkapan, dokumentasi, hingga pengaturan kegiatan di titik start dan finish.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pada 17 Oktober 2026 dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai rencana,” ujarnya.
Aga menjelaskan, jumlah peserta yang terdaftar hingga penutupan pendaftaran pada 10 September 2026 mencapai 605 orang. Angka tersebut melampaui target awal panitia sebanyak 300 peserta.
Dari jumlah tersebut, kata Aga, sebanyak 282 peserta terdaftar pada kategori 7 kilometer (7K), sedangkan 323 peserta lainnya mengikuti kategori 3 kilometer (3K).
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga tersebut.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kepulauan Yapen, tetapi juga dari berbagai daerah, di antaranya Biak, Supiori, Waropen, Jayapura, Keerom, Nabire, Manokwari, Sorong, Medan, Pinrang, hingga Jawa Tengah.
“Kami sangat bersyukur atas antusiasme masyarakat yang begitu besar. Ini menunjukkan bahwa Kosong Tujuh Fun Run mendapat sambutan yang sangat positif,” kata Aga.
Ia menegaskan, Kosong Tujuh Fun Run 2026 bukan sekadar perlombaan lari, melainkan juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat kebersamaan, serta mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMANSA Tahun 2007 ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju dua dekade kebersamaan para alumni.
Melalui dua kategori yang disiapkan, yakni 3K dan 7K, panitia ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan berbagai tingkat kemampuan fisik untuk berpartisipasi.
Peserta dapat mengikuti kegiatan untuk mengejar prestasi, menjaga kebugaran, maupun menikmati kebersamaan bersama keluarga dan sahabat.
Selain mematangkan teknis pelaksanaan, panitia juga menempatkan aspek keamanan dan keselamatan peserta sebagai prioritas utama.
Persiapan meliputi pengecekan jalur, penempatan petugas di sejumlah titik strategis, koordinasi pengamanan lalu lintas, serta kesiapan tenaga medis dan ambulans.
Pengaturan di area start dan finish juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi penumpukan peserta. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan agar setiap potensi kendala dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Panitia turut mengimbau peserta untuk menjaga kondisi fisik, melakukan pemanasan sebelum berlari, mencukupi kebutuhan cairan, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.
“Bagi kami, tujuan kita bukan hanya sampai di garis finish, tetapi juga pulang dengan selamat dan membawa cerita bahagia,” katanya.
Melalui Kosong Tujuh Fun Run 2026, panitia berharap Serui dapat menjadi ruang tumbuhnya kegiatan olahraga yang positif, meriah, dan mampu mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Kepulauan Yapen kepada masyarakat yang lebih luas. ***(Agies Pranoto)








