KABARPAPUA.CO, Serui – Suasana penuh keceriaan mewarnai kegiatan interaksi prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 909 Karya Ruba Pewa (KRP) bersama anak-anak TK Pertiwi IV Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa, 6 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan dan kehidupan prajurit TNI AD secara sederhana melalui metode belajar sambil bermain. Kegiatan melibatkan personel Yonif TP 909 KRP bersama pihak sekolah, guru, dan peserta didik.
Kehadiran para prajurit mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari aktivitas bersama di halaman sekolah hingga interaksi langsung dengan para prajurit.

Anak-anak TK Pertiwi IV Serui mengikuti kegiatan belajar sambil bermain bersama prajurit Yonif TP 909 KRP dengan penuh antusias. (Foto dok:IST)
Dalam kegiatan tersebut, prajurit memperkenalkan pakaian dinas TNI AD beserta sejumlah perlengkapan dan atribut yang digunakan dalam kedinasan. Pengenalan diberikan secara sederhana dan disesuaikan dengan usia anak-anak.
Selain itu, para prajurit juga menyampaikan nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, keberanian, kebersamaan, serta pentingnya memiliki cita-cita sejak usia dini.
Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, kegiatan dikemas melalui berbagai aktivitas interaktif. Anak-anak diajak melakukan gerakan sederhana, bernyanyi, bermain, serta berkomunikasi langsung dengan para prajurit.
Kepala TK Pertiwi IV Serui, Fransisca Valentina mengapresiasi kehadiran dan perhatian personel Yonif TP 909 KRP terhadap anak-anak di sekolah tersebut.

Anak-anak TK Pertiwi IV Serui mengikuti kegiatan belajar sambil bermain bersama prajurit Yonif TP 909 KRP dengan penuh antusias. (Foto dok:IST)
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan pengalaman positif sekaligus membantu memperkenalkan sosok TNI kepada anak-anak sebagai bagian dari masyarakat yang dekat, ramah, dan peduli terhadap pendidikan generasi penerus.
Kegiatan kemudian ditutup dengan kebersamaan antara prajurit, guru, dan seluruh peserta didik. Interaksi tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis TNI di tengah masyarakat, khususnya melalui kegiatan edukasi dan komunikasi dengan generasi muda.
Melalui kegiatan seperti ini, kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak usia dini. ***(Ainun Faathirjal)








