Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 5 Oct 2026 11:48 WIT

HUT Ke-81 TNI di Kepulauan Yapen, Panglima Tekankan Lima Pedoman PRIMA bagi Prajurit


					Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Ahmad Albar saat memimpin upacara HUT Ke-81 TNI di Lapangan Sapta Marga, Serui. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)
Perbesar

Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Ahmad Albar saat memimpin upacara HUT Ke-81 TNI di Lapangan Sapta Marga, Serui. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung khidmat di Lapangan Sapta Marga, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin, 5 Oktober 2026.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, seluruh prajurit dan ASN TNI diminta menjadikan nilai Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif (PRIMA) sebagai budaya pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Ahmad Albar bertindak sebagai pembina upacara sekaligus melakukan pengecekan pasukan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Dalam amanatnya yang dibacakan pada upacara tersebut, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di berbagai wilayah atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI menegaskan, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus dijaga.

Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Ahmad Albar saat memimpin upacara HUT Ke-81 TNI di Lapangan Sapta Marga, Serui. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Menurutnya, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing.

“Jadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian,” demikian penekanan Panglima TNI dalam amanatnya. Panglima TNI kemudian menyampaikan lima pedoman utama yang harus menjadi perhatian seluruh prajurit.

Pertama, profesional, yakni menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, memelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Kedua, responsif, dengan meningkatkan kepekaan terhadap perubahan lingkungan tugas, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Ketiga, integratif, yakni membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.

Keempat, modern, dengan menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) serta teknologi yang menjadi tanggung jawab masing-masing prajurit. Kemampuan tersebut harus digunakan secara optimal dan terintegrasi untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.

Kelima, adaptif, yaitu menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.

Jajaran Forkopimda, prajurit TNI dan tamu undangan mengikuti upacara HUT ke-81 TNI di Serui.

Panglima TNI meminta kelima penekanan tersebut dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Dalam amanatnya, Panglima TNI juga mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Momentum HUT Ke-81 TNI, kata Panglima TNI, harus menjadi tonggak untuk memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan dan melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur.

Peringatan HUT Ke-81 TNI di Kabupaten Kepulauan Yapen menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian, menjaga kedaulatan negara, serta memperkokoh sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.

Upacara turut dihadiri Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, jajaran Forkopimda, para purnawirawan TNI, serta prajurit TNI yang bertugas di wilayah Kepulauan Yapen. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Malam di Arinop Pegunungan Bintang Kini Terang

3 October 2026 - 22:27 WIT

Mobil Hilang Kendali di Pintu Angin Japsel, Pemotor Jadi Korban Jiwa

3 October 2026 - 21:27 WIT

Komnas HAM Papua Fasilitasi Pemulangan Perempuan dan Anak Pengungsi Maybrat

3 October 2026 - 14:39 WIT

Polres Kepulauan Yapen Gelar Simulasi Sispamkota

2 October 2026 - 14:07 WIT

Korp Raport Kenaikan Pangkat, Dandim 1709 Yawa Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

1 October 2026 - 22:39 WIT

Jaringan Kurir Amunisi Ilegal di Mimika Dibongkar, Berikut Peranan Masing-masing

1 October 2026 - 11:34 WIT

Trending di PERISTIWA