KABARPAPUA.CO, Serui – Ketersediaan bawang merah dan bawang putih di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen masih mencukupi, meski layanan Kapal Pelni ke wilayah tersebut belum kembali beroperasi.
Pasokan kedua komoditas tersebut tetap masuk ke Serui melalui jalur laut dengan menggunakan kapal barang, termasuk kapal milik perusahaan pelayaran atau kapal SPIL. Kondisi ini membuat kebutuhan masyarakat terhadap bawang merah dan bawang putih masih dapat terpenuhi.
Pedagang bawang merah dan bawang putih di Pasar Aroro Iroro, Serui, Malih mengatakan, dirinya biasanya mendatangkan bawang untuk kemudian dijual kembali kepada pedagang lainnya.
“Namun, karena terkendala transportasi Kapal Pelni, saat ini saya mengambil bawang dari tangan pertama, yang pasokannya didatangkan menggunakan kapal SPIL atau kapal barang,” kata Malih saat ditemui di Pasar Aroro Iroro, Serui, Selasa, 29 September 2026.
Menurut Malih, stok bawang merah dan bawang putih yang saat ini tersedia masih menunggu tambahan pasokan dari Surabaya. Pengiriman tambahan tersebut dijadwalkan menggunakan KM Ciremai yang diperkirakan tiba di Serui pada Oktober 2026.
Hingga saat ini stok bawang merah dan putih masih cukup tersedia, mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat.Jadi masyarakat tak perlu kuatir akan terjadi kelangkaan. Saat ini harganya berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram,” katanya.
Para pedagang berharap kelancaran transportasi laut tetap terjaga agar distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk bawang merah dan bawang putih, ke Kabupaten Kepulauan Yapen dapat terus berjalan.
Kelancaran distribusi dinilai penting untuk menjaga ketersediaan komoditas sekaligus mencegah terjadinya kekurangan pasokan yang dapat berdampak terhadap harga di tingkat konsumen. ***(Ainun Faathirjal)













