Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 18 Jan 2024 02:00 WIT

Dapur Sehat Bakal Berdiri pada Setiap Distrik di Jayawijaya, Ini Fungsinya


					Rapat OPD pada jajaran Pemkab Jayawijaya. (Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Rapat OPD pada jajaran Pemkab Jayawijaya. (Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena- Penjabat Bupati Jayawijaya Dr.Sumule Tumbo, SE, MM bakal menyediakan dapur sehat, sebagai langkah penanganan penurunan angka stunting di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Program dapur sehat telah dibahas dalam rapat OPD saat sinkronisasi program dan anggaran yang difokuskan pada 3 program nasional, yakni stunting, kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi daerah.

“Dapur sehat akan didirikan pada setiap distrik dan akan dikolaborasikan dengan puskesmas, guna memudahkan pelayanan,” kata Sumule pada rapat OPD yang berlangsung di Kantor Otonom, Rabu 17 Januari 2024.

Salah satu fungsi dapur sehat tersebut adalah memberikan gizi makanan tambahan bagi anak yang mengalami kekurangan gizi. Nantinya pada dapur sehat melibatkan dokter gizi,  melalui Dinas Kesehatan untuk mengatur menu makanan setiap harinya.

“Pada rapat ini, kami memangkas program yang tidak prioritas untuk dilahirkan pada penanganan 3 program nasional. Terima kasih kepada OPD yang telah ikhlas dan tulus mengalihkan program yang tak prioritas untuk 3 program nasional tesebut,” kata Sumule.

Tiga program nasional akan dikolaborasikan antar OPD dan terdapat 21 OPD yang terlibat. Harapannya, dari pelaksanaan tersebut 3 program nasional dapat berjalan dengan baik dan terjadi penurunan dalam stunting, kemiskinan ektrem dan juga pengendalian inflasi daerah.

Selain itu, dengan PUPR terdapat program sanitasi air bersih yang harus terintegras bersama.

“Setelah penetapan APBD akan kami sosialisasikan kepada masyarakat terkait transparansi anggaran dan keterbukaan pengelolaan APBD, sehingga dapat diketahui siapa melaksanakan apa dan bertanggung jawab terhadap apa,” katanya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 440 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wamendagri Apresiasi Wamena Makin Bersih dan Berprestasi

30 September 2026 - 16:34 WIT

Ketua Dekranasda Jayawijaya Tampilkan Kekayaan Budaya Lembah Baliem di Kriyanusa 2026

30 September 2026 - 08:35 WIT

Pemkab Jayawijaya Meraih Dua Penghargaan Kemendagri di Regional Papua

30 September 2026 - 07:06 WIT

Pemkab Jayawijaya Gelar Pengembangan Literasi dan Lomba Cerita Rakyat

30 September 2026 - 00:12 WIT

Lewat Kriyanusa 2026, Dekranasda Jayawijaya Perkenalkan Hasil Kerajinan Mama-Mama Papua ke Ajang Nasional

27 September 2026 - 18:51 WIT

Bupati Jayawijaya: Disiplin Harus Dibangun Sejak Seorang Jadi CPNS

16 September 2026 - 22:05 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA