Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 5 Jun 2024 14:01 WIT

Wapres Ma’ruf Amin Canangan Program Strategis Nasional dan Papua Pegunungan


					Wapres Ma'ruf Amin saat turun dari pesawat di Bandara Wamena, Papua Pegunungan, Rabu 5 Juni 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Wapres Ma'ruf Amin saat turun dari pesawat di Bandara Wamena, Papua Pegunungan, Rabu 5 Juni 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena  – Wakil Presiden RI (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Pegunungan. Dalam kunjungannya, Wapres mencanangkan Program Strategis Nasional Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terutama masyarakat atas perjuangannya membentuk rumah besar di Papua Pegunungan.

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam acara yang penting ini dan dapat bertatap muka dengan masyarakat Wamena,” ucapnya saat rapat tertutup di Wamena, Rabu 5 Juni 2024.

Wapres menyadari tantangan dalam membangun wilayah pegunungan dengan kondisi geografis dan topografis yang sulit. Penduduk yang terpencar di gunung dan lembah-lembah, dan aksesibilitas antar wilayah yang terbatas, seperti di wilayah adat Laa Pago.

“Perhatian terhadap wilayah adat Lapago telah ditekankan dalam RPJMN Tahun 2020-2024 sebagai salah satu program prioritas strategis dalam rangka percepatan pembangunan wilayah adat ini,” katanya.

Dengan berdirinya Provinsi Papua Pegunungan, Wapres melanjutkan, pemerintah akan semakin fokus untuk merumuskan strategi pembangunan yang sesuai dengan kearifan lokal dan konteks wilayah.

Pentingnya Pemetaan Wilayah Papua Pegunugan

Menurutnya, pendekatan berbasis kearifan lokal dan konteks wilayah dapat memperkuat penerimaan dan dukungan masyarakat. Selain itu juga mengurangi potensi konflik sehingga implementasi strategi pembangunan menjadi lebih relevan dan efektif.

“Saya memandang pentingnya pemetaan wilayah secara tepat di wilayah Provinsi Papua Pegunungan ini. Di mana masing-masing kabupaten memiliki potensi dengan keunikan tersendiri,” ujarnya.

Wapres mencontohkan peran Kabupaten Pegunungan Bintang di Perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Pegunungan Bintang sebagai pintu gerbang dari selatan Papua, sedangkan peran Kabupaten Yalimo sebagai pintu gerbang dari utara Papua.

“Dengan memahami karakteristik masing-masing wilayah, pemerintah dapat merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan menghindari pengalokasian sumber daya yang tidak efektif,” katanya.

Ia pun menjelaskan kedatangannya di Papua Pegunungan untuk pencanangan program strategis nasional yaitu Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Wamena dan Pembangunan Jalan Nasional Trans Papua Wamena-Jayapura dan pencanangan program strategis Provinsi Papua Pegunungan.

Program strategis tersebut yakni  Pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, Kawasan Sentra Pangan Kabupaten Jayawijaya. Kemudian, Program Ketenagalistrikan di Kabupaten Lanny Jaya, dan Sistem Pengelolaan Air Minum di Kabupaten Jayawijaya.

“Saya berharap program-program yang akan saya canangkan hari ini benar-benar berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan,” ucapnya.

Empat Pesan Wapres untuk Papua Pegunungan

Sebelum mengakhiri sambutan, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan beberapa pesan untuk masyarakat Papua Pegunungan. Pertama, bangun sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah yang tepat.

“Terus laksanakan agenda-agenda prioritas sesuai kearifan lokal dan konteks wilayah. Penyusunan rencana pembangunan daerah yang tepat akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Kedua, rumuskan strategi komprehensif dalam menurunkan tingkat kemahalan di Papua Pegunungan.  Percepat pembukaan isolasi wilayah guna peningkatan pelayanan dasar dan pengembangan komoditas-komoditas unggulan daerah.

Kemudian dorong hadirnya kawasan-kawasan sentra pangan guna menghasilkan stok pangan yang terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketiga, pastikan langkah-langkah teknis persiapan dan pelaksanaan pembangunan sentra sarana prasarana pemerintahan provinsi di tahun 2024 berjalan dengan baik.

“Saya meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” pintanya.

Keempat, komunikasikan narasi positif secara intensif dan inklusif untuk menangkal berita bohong (hoaks) yang kontraproduktif dengan upaya Pemerintah membangun perdamaian dan kesejahteraan di Papua

“Bangun terus kepercayaan masyarakat melalui pendekatan kultural dan keagamaan. Terus rawat rumah besar Papua Pegunungan di atas landasan kasih antar sesama,” tutupnya.  *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Tak Monopoli Paket Proyek Pengusaha OAP

11 June 2024 - 21:54 WIT

Pesan Penting Ma’ruf Amin dari Lembah Baliem

8 June 2024 - 11:02 WIT

Jurnalis Dilarang Liput Pertemuan Wapres dan Para Kepala Daerah di Wamena, Ada Apa?

5 June 2024 - 16:45 WIT

Tiba di Wamena, Wapres Ma’ruf Amin Disambut Riuh Ratusan Siswa

5 June 2024 - 13:18 WIT

Pj Gubernur Velix Wanggai Lantik 15 Pejabat Definitif Eselon II Papua Pegunungan, Ini Daftarnya

1 May 2024 - 16:58 WIT

Bank Indonesia Dorong Peningkatan Transaksi Digital di Papua Pegunungan

25 April 2024 - 14:59 WIT

Trending di BISNIS