Menu

Mode Gelap

BISNIS · 13 Mar 2017 ·

Ternyata ini Penyebab Harga Cabai Rawit di Kota Jayapura Naik Rp180 Ribu Per Kilogram


					Pedagang cabai di Pasar Sentral Hamadi, Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Syahriah) Perbesar

Pedagang cabai di Pasar Sentral Hamadi, Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Syahriah)

KABARPAPUA.CO, Kota  Jayapura – Dua hari terakhir ini, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura, Papua melonjak dari Rp150 ribu menjadi Rp180 ribu.

Salah satu pedagang cabai rawit saat ditemui KabarPapua.co di Pasar Sentral Hamadi, Lika menuturkan, melonjaknya harga cabai rawit disebabkan stok komoditi cabai rawit berkurang.

“Pasokan cabai rawit dari Arso, Kabupaten Keerom berkurang akibat petani gagal panen pasca banjir yang melanda kabupaten itu pada Januari 2017 lalu,” kata Lika, Senin,13 Maret 2017.

Baca Juga >  HUT ke-68 Polantas, Kapolresta Jayapura Kota Ingatkan Pentingnya Kepercayaan Publik

Menurut Lika, melonjaknya harga cabai rawit mengakibatkan penjualan menurun. Sebelum harga Rp180 ribu per kilogram, dirinya menjual hingga 20 kilogram tiap hari, namun kini hanya 10 kilogram saja.

“10 kilogram pun itu tak habis, alternatifnya kalau tak habis terjual, kami tawarkan ke pemilik rumah makan daripada membusuk, apalagi cabai tak bisa bertahan lama,” jelas Lika.

Sementara, harga cabai jenis lainnya seperti cabai keriting dan cabai besar, kata Lika, masih normal. “Dua cabai jenis ini tak mengalami kenaikan harga, penjualannya pun cukup signifikan sejak cabai rawit mengalami kenaikan harga,” katanya.

Baca Juga >  BPJS Ketenagakerjaan: Baru 10 Persen Pekerja di Papua Terlindungi Jaminan Sosial

Menurut Lika, biasanya pembeli yang rata-rata dari usaha rumah makan mencampur cabai rawit dan cabai keriting agar usaha mereka tetap jalan tanpa menaikkan harga jual makanan.

Lika berharap, harga cabai segera turun agar penjualan kembali normal lantaran komoditi ini berimbas pada penjualan komoditi lainnya seperti tomat. “Tomat juga kurang laku kalau tak ada cabainya,” tuturnya. ***(Syahriah)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemda Sarmi: Listrik Tanpa Kedip Dukung Kemeriahan Festival Negeri Seribu Ombak

25 September 2023 - 22:12

Sistem Kelistrikan Kalibobo Perkuat Kebutuhan Listrik di Bandara Baru Nabire

24 September 2023 - 16:35

BPJS Ketenagakerjaan: Baru 10 Persen Pekerja di Papua Terlindungi Jaminan Sosial

23 September 2023 - 19:49

Pengurus 2023-2027 Terbentuk, AMSI Ajak Perbaiki Ekosistem Media Digital

19 September 2023 - 00:10

PLN Siapkan Daya 3.800 kW di Festival Negeri Seribu Ombak Sail Teluk Cenderawasih

18 September 2023 - 23:00

Menginap 3 Hari 2 Malam di Suni Garden Lake Hotel Sentani Hanya Rp1 Juta, Mau?

16 September 2023 - 16:20

Trending di BISNIS