Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 19 Feb 2024 18:12 WIT

Posko PDIP Distrik Wouma Dibakar, Satu Terduga Pemicu Keributan Diamankan


					Tampak honai yang menjadi Posko Pemenangan PDI Perjuangan di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu 18 Februari 2024. (Dok Polda Papua) Perbesar

Tampak honai yang menjadi Posko Pemenangan PDI Perjuangan di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu 18 Februari 2024. (Dok Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Aparat kepolisian mengamankan pria berinisial FM, terduga pemicu keributan yang berujung pada aksi pembakaran Posko Pemenangan PDI Perjuangan di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo mengatakan, pelaku saat ini telah berada di Polres Jayawijaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan pelaku berkaitan dengan  pemukulan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Distrik Wouma.

Peristiwa ini berawal saat pelaku FM dalam pengaruh minuman keras (miras) mendatangi PPD Wouma  bersama teman-temannya. Pelaku lantas pemukulan terhadap anggota PPS Distrik Wouma bernama Huber Lagoan.

Imbas Pemukulan Anggota PPS Distrik Wouma

Aparat Polres Jayawijaya meredam massa pasca pembakaran Posko Pemenangan PDIP di Distrik Wouma. (Dok Polda Papua)

Korban merasa tidak terima, kemudian bersama dengan kelompok masyarakat yang berjumlah kurang lebih 20 membakar Posko Pemenangan PDIP di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.

“Mereka juga melakukan pelemparan terhadap kaca rumah milik Maksimus Itlay yang merupakan keluarga dari pelaku,” kata Heri dalam keterangannya, Senin 19 Februari 2024.

Heri memastikan saat ini situasi di Wouma sudah kondusif. Dia mengimbau kepada pihak korban untuk bisa menahan diri agar tidak terjadi permasalahan yang lebih luas.

“Kami telah mengimbau kepada keluarga korban untuk tidak melakukan aksi lanjutan dan menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian. Saya juga berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu yang ada, mari kita jaga situasi di Wamena tetap aman dan kondusif,” pesannya. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Selundupkan 1 Kg Ganja ke Jayapura, 2 Pemuda Terancam 4 Tahun Penjara

19 April 2024 - 13:54 WIT

Bawa Motor Trail Curian, Tiga Pemuda di Kota Jayapura Diciduk Polisi

18 April 2024 - 20:11 WIT

Imigrasi Jayapura Deportasi 5 WNA Papua Nugini, 10 Orang Masih Karantina

18 April 2024 - 18:38 WIT

Siaga SAR Khusus Lebaran di Jayapura Ditutup, Tak Ada Peningkatan Kejadian

18 April 2024 - 18:23 WIT

Rumah Produksi Miras Cap Tikus di Wamena Digerebek, Polisi Buru Pelaku

18 April 2024 - 16:14 WIT

Dijerat Pasal Makar, 4 Pionir Republik Melanesia Terancam Penjara 20 Tahun

18 April 2024 - 00:12 WIT

Trending di PERISTIWA