Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 13 Dec 2023 23:53 WIT

Pencairan Dana Desa dan BLT di Tolikara Ricuh, 1 Polisi Kena Panah


					Situasi di Kabupaten Tolikara saat kericuhan pencairan dana desa dan BLT, Selasa 12 Desember 2023. (Dok Humas Polda Papua) Perbesar

Situasi di Kabupaten Tolikara saat kericuhan pencairan dana desa dan BLT, Selasa 12 Desember 2023. (Dok Humas Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Karubaga – Pencarian dana desa tahap II dan III serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) 2023 di Kabupaten Tolikara pada Selasa 12 Desember 2023, ricuh.

Kericuhan menyebabkan sau anggota Polri terkena panah. Korban bernama Bripda Muhammad Sultan terkena panah saat melakukan pengamanan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Tolikara.

Kapolres Tolikara, AKBP Achmad Fauzan mengatakan, perstiwa itu berawal saat 13 personel melakukan pengamanan Kantor DPMK Tolikara. Mereka bertugas mengamankan pencairan dana desa tahap II dan III serta BLT Triwulan I, II, III, dan IV tahun 2023.

“Permasalahan muncul ketika seorang warga dengan inisial LY mempertanyakan SK kepada Kepala DPMK, Noak Tabo yang menjawab bahwa hal tersebut akan diurus. Beberapa jam kemudian, LY kembali dengan mengancaman akan melakukan pemalangan,” ucapnya.

Massa Palang Jalan

Aparat keamanan meredam ricuh massa, di Kabupaten Tolikara, Selasa 12 Desember 2023. (Dok Humas Polda Papua)

Menurut Fauzan, situasi memanas saat LY kembali membawa 30 orang pada pukul 17.30 WIT. Mereka melakukan pemalangan dengan menggunakan kayu, pohon, serta membakar ban di depan Kantor Statistik yang berdekatan dengan kantor DPMK.

“Kejadian ini memicu partisipasi lebih banyak warga hingga massa bertambah menjadi sekitar 150 orang,” terangnya.

Aparat keamanan telah berupaya melakukan negosiasi dipimpin Kasat Samapta Ipda Abu Bakar  dengan dukungan TNI dan Brimob Gegana BKO Tolikara. Namun negosiasi tidak membuahkan hasil hingga aparat mengeluarkan tembakan peringatan

Korban Dirujuk ke Wamena

Bripda Muhammad Sultan, korban ricuh pencarian dana desa dan BLT di Kabupaten Tolikara, Selasa 12 Desember 2023. (Dok Humas Polda Papua)

“Massa menolak membuka palang jalan dengan menghadapi personel keamanan secara anarkis. Massa juga mengabaikan tembakan peringatan aparat hingga situasi kacau. Saat itu Bripda Muhammad Sultan terkena anak panah di bagian paha kanan,” ungkapnya.

Saat ini, kata Fauzan, situasi berangsur kondusif. Aparat keamanan juga berhasil membuka palang jalan. Sementara korban telah dievakuasi ke RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk perawata medis lebih lanjut.

“Investigasi sedang berlangsung, sembari pihak berwenang berupaya menjaga ketertiban dan menyelesaikan kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” katanya. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 129 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PPTK Proyek Dermaga Rakyat Mamberamo Raya Ditahan atas Dugaan Korupsi Rp1,93 Miliar

17 July 2024 - 21:25 WIT

TNI Sergap OPM di Puncak Jaya, 3 Anak Buah Teranus Enumbi Tewas

17 July 2024 - 20:21 WIT

KKB Bakar 12 Sekolah di Papua Sejak 2023, Dugaan Kuat Ulah Kodap 35 Bintang Timur

16 July 2024 - 13:15 WIT

KKB Bakar SD Negeri Okbab Pegunungan Bintang

15 July 2024 - 19:05 WIT

Longsor di Kali Kabur Timika, 7 Orang Meninggal Dunia

15 July 2024 - 10:07 WIT

Sopir Mengantuk Tabrak Lapak Bensin di Warari Serui

15 July 2024 - 08:15 WIT

Trending di PERISTIWA