Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 4 Feb 2024 18:35 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Bakal Tata Lokasi Masuknya Injil Pertama di Jayawijaya


					Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai mengunjungi tempat pertama kali masuknya pekabaran injil di Kampung Minimo,Distrik Maima,Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai mengunjungi tempat pertama kali masuknya pekabaran injil di Kampung Minimo,Distrik Maima,Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena– Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai mengunjungi tempat pertama kali masuknya pekabaran injil di Kampung Minimo,Distrik Maima,Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Sabtu 3 Februari 2024.

Dalam kesempatan itu, Velix menjelaskan pemerintah perlu menaruh perhatian serius melalui kebijakan dan program dalam penataan dan pembangunan situs bersejarah peradaban masyarakat Papua Pegunungan. Salah satunya penataan kawasan pertama kali Injil masuk di Kampung Miniaput Minimo Distrik Maima, tepatnya di tepi muara Kali Mini Sungai Balim yang menjadi lokasi landasan pertama pendaratan misionaris Dr Myrin Bromley pada 20 April 1954 untuk kemudian mengabarkan Injil.

Selanjutnya setiap 20 April dijadikan sebagai hari bersejarah bagi umat kristiani di Kabupaten Jayawijaya dan Wilayah Papua Pegunungan.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai mengunjungi tempat pertama kali masuknya pekabaran injil di Kampung Minimo,Distrik Maima,Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

Velix Wanggai melihat lokasi pendaratan pesawat yang diikat di sebuah pohon besar yang telah patah dan runtuh. Kemudian terlihat juga struktur bangunan awal Tugu Pekabaran Injil yang mulai dibangun oleh panitia lokal di Kampung Minimo.

“Kawasan bersejarah ini menjadi tanda pengingat awalnya pembangunan peradaban dan dapat menjadi titik destinasi wisata religi di Papua Pegunungan,” katanya. 

Dalam pandangan Velix Wanggai, pemerintah Papua Pegunungan perlu memberikan perhatian dalam penataan dan pembangunan kawasan bersejarah dari awal pekabaran injil di wilayah Jayawijaya dan penyebaran ke daerah – daerah lainya di Papua Pegunungan.

“Untuk itu, kawasan ini perlu ditata dengan desain yang baik, mulai dari sisi kawasan pendaratan pesawat, tugu kawasan pendukung lainnya hingga infrastruktur ke lokasi kawasan serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di Distrik Maima dan sekitarnya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 403 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jelang Iduladha, Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan Bantuan Hewan Kurban dari Presiden RI

23 May 2026 - 19:45 WIT

Babak Baru Penanganan Konflik di Papua Pegunungan

17 May 2026 - 22:56 WIT

Namanya Dicemarkan Lewat Rekaman Suara, Gubernur John Tabo Pastikan Polisi Usut Pelaku

17 May 2026 - 20:56 WIT

Pengungsi Korban Konflik Antarwarga Bertambah, Begini Langkah Prioritas Gubernur Papua Pegunungan

17 May 2026 - 18:37 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Rancang Program Kerja Berdampak Nyata

13 May 2026 - 17:09 WIT

Program MBG di Papua Pegunungan dengan Pendekatan Pangan Lokal

10 May 2026 - 08:38 WIT

Trending di KABAR PAPUA PEGUNUNGAN