Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR ASMAT · 7 Feb 2024 22:27 WIT

MRPS Dapuk Elisa Kambu Sebagai Bapak Pembangunan Asmat


					Bupati Asmat, Elisa Kambu saat tatap muka bersama Majelis Rakyat Papua Selatan di Kota Agats. (KabarPapua.co/Abdel Syah) Perbesar

Bupati Asmat, Elisa Kambu saat tatap muka bersama Majelis Rakyat Papua Selatan di Kota Agats. (KabarPapua.co/Abdel Syah)

KABARPAPUA.CO,  Asmat –  Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) mendapuk Bupati Asmat Elisa Kambu sebagai bapak pembangunan Asmat saat tatap muka di Kota Agats, Selasa 6 Februari 2024.

“Kami mau bilang jika bapak bupati adalah bapak pembangunan Asmat. Itu terbukti karena Asmat terus berkembang dari segi pembangunan Infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya ,” tutur Ketua Dewan Kehormatan MRPS, Salmon Pirap.

Tujuh anggota MRPS yang berkunjung ke Asmat yakni, Salmon Pirap selaku Ketua Dewan Kehormatan dan Mathinus (anggota), Mathea Ndamanam (anggota). Kemudian Ketua Pokja Perempuan, Paskalina Hahare, Antoneta Matemko (anggota),  Polykarpus Awom (anggota) dan Ketua Pokja Adat Welem Yakas.

Simon bilang, kunjungan MRPS di Asmat untuk menyerap aspirasi di masyarakat asli Papua, khususnya masyarak Suku Asmat. Hal ini juga berdasarkan petunjuk undang-undang  otonomi khusus bagi Papua.

Gerak Cepat MRPS Jaring Aspirasi Dapat Apresiasi

Bupati Asmat, Elisa Kambu foto bersama anggota Majelis Rakyat Papua Selatan di Kota Agats. (KabarPapua.co/Abdel Syah)

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu memberikan apresiasi kepada MRPS yang rela datang menjaring aspirasi di Asmat. “Saya apresiasi yang mulia anggota MRP, karena bergerak cepat usai dilantik beberapa bulan lalu” ujar Elisa Kambu.

Elisa menyarankan MRPS tidak harus mengawal pemanfaatan dana Otsus saja, tetapi juga harus mengawal banyak hal yang berkaitan dengan kehidupan orang asli Papua.

Misalkan, dia mencontohkan persolan budaya yang kini mulai terdegrasi oleh pengaruh budaya luar.  “Nah ini yang harus  dicari solusinya , sehingga ada regulasi yang mengatur tentang ini,” ujar Elisa.

Elisa juga melaporkan kesiapan Kabupaten Asmat dalam menyelenggarakan Pemilu 2024 yang aman, tertip, lancar dan sukses. Selain itu, Elisa juga melaporkan persoalan batas wilayah dengan beberapa kabupaten telah selesai.

“Persoalan batas wilayah kabupaten dengan  Kabupaten Nduga, Mimika, Yahukimo, Boven Digoel serta  Mappi, sudah tuntas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Elisa juga menyampaikan soal pemetaan hak ulayat masing-masing suku di Asmat yang masih dalam tahap kajian pemerintah. “Kita ada kerjasama dengan ke uskupan untuk mendorong pemetaan hak ulayat, soalnya ini kita cukup hati-hati,” ujar Elisa. *** (Abdel Syah)

Artikel ini telah dibaca 170 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Penjelasan Lengkap Soal Beras Bantuan untuk Warga Dearkomur Asmat

16 June 2024 - 22:14 WIT

Bantuan Beras 6 Kampung di Asmat Menyusut Jadi 6 Kg per KK, Kok Bisa?

15 June 2024 - 18:21 WIT

26 Sapi dan 4 Kambing Disiapkan untuk Kurban Idul Adha di Asmat

14 June 2024 - 22:15 WIT

Pemkab Asmat Bangun dan Listriki Seribu Rumah OAP Berkat Dana Otsus

14 June 2024 - 20:45 WIT

Sekda Asmat Geram Jatah Beras 3 Bulan ASN Raib, Minta Polisi Usut

8 June 2024 - 15:45 WIT

Atlet Bulu Tangkis Asmat Sabet Juara Tunggal Remaja di Mappi Open 2024

1 June 2024 - 21:01 WIT

Trending di KABAR ASMAT