Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 25 Feb 2024 19:31 WIT

Kronologi Pesta Miras di Asmat hingga Tewaskan 4 Orang


					Polisi sedang menggali keterangan dari warga soal pesta miras oplosan di Asmat. (Foto: Polda Papua) Perbesar

Polisi sedang menggali keterangan dari warga soal pesta miras oplosan di Asmat. (Foto: Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Tujuh orang korban keracunan minuman keras (miras) oplosan di Asmat masih dirawat di rumah sakit setempat. Sedangkan puluhan orang lainnya masih menjalani rawat jalan. 

Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi menjelaskan kronologi yang didapat dari para korban diketahui miras oplosan ditemukan di pinggiran Kali Potong, sekitar Bandara Ewer, Distrik Agats, Kabupaten Asmat dalam jumlah beberapa koli.   

Lalu, pada Senin 19 Februari 2024, puluhan warga pesta miras cukup banyak bersama dari hasil temuan tersebut. Termasuk warga yang ikut minum miras cukup banyak. Lalu, pada 22 Februari 2024, satu orang dikabarkan meninggal dunia dan  kemudian 3 orang lainnya meninggal dunia. 

“Diperkirakan Cap Tikus oplosan ini dibuang dari kapal. Kami sedang melakukan penyelidikan terkait kepemilikan atau yang membuang bungkusan yang berisi minuman oplosan ke sungai,” kata Kapolres, Minggu 25 Februari 2024.

Akibat dari kejadian ini, 4 orang meninggal dunia, atas nama Gerson Desman (18) yang meninggal pada 22 Februari 2024. Sedangkan Yefta Desnam (18), Moses Aure (45) dan Kondradus Vamber (50) meninggal pada hari berikutnya, 23 Februari 2024.

salah seorang korban pesta miras oplosasn di Asmat yang masih dalam perawatan di RSUD setempat. (Foto: Polda Papua)

Polisi juga sedang mencari kepemilikan miras oplosan tersebut. “Kami belum mengetahui alasan pemilik miras membuang dari kapal. Apakah salah satu cara mereka untuk menyelundupkan miras oplosan tersebut atau karena takut ketahuan, sehingga membuangnya ke sungai,” jelasnya.

Jumlah Korban Oplosan Miras

Hingga kini, polisi mendata korban miras oplosan berjumlah 68 orang. Dari 68 orang itu, 4 orang meninggal dunia, 7 masih dirawat secara intensif dan lainnya rawat jalan.

Kepolisian setempat melihat kondisi korban pesta miras di Asmat. (Foto:Polda Papua)

“Dari beberapa koli miras yang didapatkan, hampir semua miras sudah diminum bersamaan dan saat ini masih tersisa 2 botol,” katanya. 

Akibat kejadian ini, aparat keamanan maupun pemerintah telah mengingatkan warga untuk tidak minum miras, apalagi miras oplosan dan cap tikus yang tidak diketahui kadar alkoholnya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Imigrasi Jayapura Deportasi 5 WNA Papua Nugini, 10 Orang Masih Karantina

18 April 2024 - 18:38 WIT

Siaga SAR Khusus Lebaran di Jayapura Ditutup, Tak Ada Peningkatan Kejadian

18 April 2024 - 18:23 WIT

Rumah Produksi Miras Cap Tikus di Wamena Digerebek, Polisi Buru Pelaku

18 April 2024 - 16:14 WIT

Dijerat Pasal Makar, 4 Pionir Republik Melanesia Terancam Penjara 20 Tahun

18 April 2024 - 00:12 WIT

Imigrasi Jayapura Proses Hukum 8 WNA Papua Nugini Pelanggar Keimigrasian

17 April 2024 - 19:09 WIT

Pelamar Rekrutmen Polri di Kota Jayapura Capai 1.169 Orang

17 April 2024 - 17:46 WIT

Trending di PERISTIWA