Menu

Mode Gelap

OLAHRAGA · 28 Agu 2018 ·

KONI Pusat Mempertanyakan Kesiapan PON XX Papua


					Foto bersama usai audens antara anggota Komisi V DPRP dengan pengurus KONI Pusat di Jakarta. (Foto Istimewa) Perbesar

Foto bersama usai audens antara anggota Komisi V DPRP dengan pengurus KONI Pusat di Jakarta. (Foto Istimewa)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Dari hasil rapat audens Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dengan KONI Pusat di Jakarta, 27 Agustus 2018 kemarin, KONI Pusat meragukan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Tahun 2020 di Papua. Sebab belum adanya tanda-tanda kesiapan dari berbagai segi yang menggambarkan kalau Provinsi Papua siap.

“Apakah PON akan dilaksanakan atau tidak, apakah Papua siap menjadi tuan rumah atau tidak, dan jika siap, sejauh mana persiapannya, baik untuk sarana venue di masing-masing cluster, serta kesiapan atlet,” ucap Sekertaris Komisi V DPRP, Nathan Pahabol saat menjelaskan hasil rapat audens di Kantor DPRP, Selasa, 28 Agustus 2018.

Menurut Nathan, dalam rapat tersebut KONI Pusat memberi alasan bahwa mereka meragukan PON di Papua dapat terlaksana karena sejauh ini Papua pada realisasi gambaran kesiapan baik venue untuk masing-masing cluster belum jelas sampai dimana. “Terus kedua, juga kesiapan kontingen atau atlet.Seharusnya atlet atau kontingen sudah harus diputuskan atau ditetapkan dalam tahun ini, dari masing-masing cabang olahraga (cabor),” katanya.

Baca Juga >  Amukan PSBS Biak Gilas Persiba Balikpapan Tiga Gol Tanpa Balas




Selain itu, kata Nathan, hal lain juga yang menjadi alasan yaitu Panitia Besar (PB) PON Papua harus direvisi dan segera melakukan evaluasi atas kinerja PB PON Papua selama ini. “Karena sejauh ini kerja PB PON Papua belum jelas sampai sejauh dimana, aktifitas PB PON Papua tak terlihat sama sekali,” tegasnya.

Menurut Nathan, KONI Pusat juga telah menetapkan bahwa terdapat 50 cabor yang akan dipertandingkan dalam PON di Papua dan harus terdapat 50 kluster juga untuk setiap cabor yang ada.“Ini adalah tugas yang cukup berat bagi kita orang Papua. Sehingga diharapkan kedepan tidak ada kendala menyangkut venue PON,” tukasnya.

Baca Juga >  Tatap 2 Laga Terakhir, PSBS Biak Fokus Latihan di Pulau Dewata Bali

Selain itu, pada PON XX Papua ini ada empat tahapan yang harus dilalui oleh tuan rumah penyelenggara PON, guna mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan PON.”Tahapan yang pertama yaitu perencanaan tahun 2014-2016, dan tahun 2017-2018 itu masuk pada tahap pelaksanaan dan 2019 tahap finis dan 2020 siap untuk digunakan,” tambahnya.

Dalam menindaklanjuti rapat audensi Komisi V DPRP dengan KONI Pusat, maka dalam waktu dekat akan mengundang semua pihak yang berkaitan dengan penyelenggara PON, dalam membahas kesiapan sejauh mana.“Baik itu PB PON Papua, KONI Papua, Disorda, perwakilan masing-masing cluster dan dinas terkait lainnya dalam membicarakan pertanggungjawaban kerja dari masing -masing lini pada penyelenggara PON nanti,” jelas Nathan.***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Alexandro Ferreira Comeback, PSBS Biak Siap Gempur Sulut United

30 September 2023 - 20:46

KONI Papua Optimis Sepak Takraw Raih Tiket PON XXI

29 September 2023 - 20:48

Tatap 2 Laga Terakhir, PSBS Biak Fokus Latihan di Pulau Dewata Bali

29 September 2023 - 15:19

Persipura Tekuk Persipal Palu 3-1, Enzo Celestine On Fire

28 September 2023 - 21:08

Amukan PSBS Biak Gilas Persiba Balikpapan Tiga Gol Tanpa Balas

27 September 2023 - 21:33

Panpel Cetak 33.229 Tiket Persipura Vs Persiba Balikpapan, Termurah Rp10 Ribu

18 September 2023 - 21:05

Trending di OLAHRAGA