Menu

Mode Gelap

POLITIK · 14 Apr 2019 ·

[CEK FAKTA] Prabowo: Meski Kuasai Saham, Freeport Dapat 82% Keuntungan


					[CEK FAKTA] Prabowo: Meski Kuasai Saham, Freeport Dapat 82% Keuntungan Perbesar

KABARPAPUA.CO, Jakarta – Dalam Debat Kelima Calon Presiden (Capres) dan Wakil Calon Presiden (Cawapres) 2019, Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto mengatakan, meski 51% saham Freeport (PT Freeport Indonesia) dikuasai Inalum (PT Inalum), Freeport McMoRan mendapat 82 % dari keuntungan.

Hasil Cek Fakta

Dari berita https://finance.detik.com/energi/d-4437133/sudirman-said-kritik-soal-akuisisi-freeport-ini-respons-inalum, ditulis: PT Inalum (Persero) sebagai pemegang mayoritas saham PT Freeport Indonesia (PTFI) menjawab tudingan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said soal Freeport. Sebelumnya Sudirman mengatakan meski PTFI dikuasai Indonesia tapi manfaat ekonominya dikuasai Freeport McMoRan, induk PTFI.

Lantas, apa jawaban Inalum?”Inalum meneruskan participating agreement Rio Tinto yang memberikan kita hak atas dividen 82%, namun juga hak atas metal strip revenue sampai 2022 (habisnya participating agreement). Bukan hingga 2041,” kata Head of Corporate Communication and Government Inalum Rendy Witoelar kepada detikFinance, Rabu (20/2/2019).

Baca Juga >  KPU Masih Menunggu Harmonisasi PKPU soal Sistem Noken di Papua




Rendi melanjutkan, melalui skema itu, Inalum akan mendapatkan penerimaan sebesar US$ 1,8 miliar dalam 4 tahun ke depan. Angka ini jauh lebih besar dari penerimaan tahun 2018 sebesar US$ 180 juta.”Rincian penerimaannya 2019-2020 nol, 2021 dan 2022 masing-masing sekitar US$ 470 juta dan di 2022 ada tambahan metal strip setara dengan US$ 900 juta. Total US$ 1,8 miliar,” sambungnya.

Rendi mengatakan, investasi Inalum di PTFI menguntungkan. Laba bersih di PTFI diperkirakan di atas US$ 2 miliar di tahun 2023 hingga 2041.”Inalum telah mengeluarkan US$ 3,85 miliar untuk meningkatkan saham mereka di PTFI dari 9,36% menjadi 51,2%. Dengan porsi kepemilikan tersebut, Inalum diproyeksikan akan mendulang sedikitnya sekitar US$ 18 miliar dari laba bersih PTFI dari 2023 hingga 2041,” paparnya.

Baca Juga >  Pemkot Jayapura Alokasikan 40 Persen APBD Perubahan untuk Pilkada 2024

Sebelumnya, Mantan Menteri ESDM yang juga Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said mengatakan, meski 51% saham PTFI dikuasai Indonesia, namun 82% keuntungan akan diterima Freeport McMoRan.

“Freeport menumpahkan saham 51% kepada pihak Indonesia. Tapi kemudian ada catatan gini, meskipun mayoritas saham di Indonesia, tetapi, dengan perjanjian yang sudah ada, maka kontrol manajemen operasional tetap dipegang oleh Freeport McMoran. Kemudian sampai dengan 22 perjanjian itu disebutkan, Freeport McMoran akan terima 82% benefit ekonomic pacific yang ada. Jadi Indonesia miliki 51 saham, tapi 82% benefit ekonomic ke mereka,” kata Sudirman Said. ***(Lazore)

Referensi: https://finance.detik.com/energi/d-4437133/sudirman-said-kritik-soal-akuisisi-freeport-ini-respons-inalum

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Jayapura Alokasikan 40 Persen APBD Perubahan untuk Pilkada 2024

26 September 2023 - 18:51

KPU Masih Menunggu Harmonisasi PKPU soal Sistem Noken di Papua

26 September 2023 - 16:33

Ramai soal Timsel KPU Tolikara dan Yuhukimo, FPDPP: Putusan KPU RI Sudah Final

25 September 2023 - 21:45

Kabupaten Ini Satu-satunya di Papua yang Sudah Sepakati Dana Hibah Pilkada 2024

24 September 2023 - 15:44

Berkunjung ke Papua: Yusril Siap Dipinang Prabowo Jadi Cawapres

24 September 2023 - 11:01

PDIP Asmat Siap Menangkan Pilpres dan Pileg

12 September 2023 - 22:31

Trending di KABUPATEN ASMAT