Menu

Mode Gelap

PROVINSI PAPUA · 30 Nov 2021 ·

Cegah Gelombang 3 Covid-19, Masyarakat Papua Diminta Waspada Saat Nataru


					Tim Satgas Covid-19 Kota Jayapura saat melaksanakan Operasi Yustisi di Mal Jayapura, Kamis 12 Agustus 2021. (Dok Humas Polresta) Perbesar

Tim Satgas Covid-19 Kota Jayapura saat melaksanakan Operasi Yustisi di Mal Jayapura, Kamis 12 Agustus 2021. (Dok Humas Polresta)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua tengah menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman gelombang tiga Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Salah satunya dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang akan diterapkan secara nasional, pada 24 Desember 2021.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Setda Papua Muhammad Musa’ad meminta masyarakat agar waspada dan tidak tengah saat Natal dan Tahun Baru, meskipun pasien Covid-19 masih di bawah angka 10.

“Ini untuk kebaikan kita, walaupun  sampai hari ini kasus kita di bawa 10 tapi kita tidak boleh lengah, tetap ikhtiar sehingga nantinya pasca Natal dan Tahun Baru mudah-mudahan semua bisa dikendalikan agar bisa hidup nyaman,” ucap Musa’ad kepada KabarPapua.co, Selasa 30 November 2021.

Baca Juga >  BPJS Ketenagakerjaan: Baru 10 Persen Pekerja di Papua Terlindungi Jaminan Sosial

Sebenarnya, kata Musa’ad, Papua tidak memenuhi indikator penerapan PPKM level 3, namun langkah antisipasi sangat penting untuk upaya pencegahan melonjaknya Covid-19 usai Natal dan Tahun Baru.

“Itu belajar dari pengalaman event hari raya menjadi klaster tersendiri, apalagi kita tahu sendiri varian baru dan itu harus diwaspadai dan secara nasional dilakukan langkah-langkah untuk karantina, penutupan pintu masuk,” ucap Musa’ad.

Kapasitas Rumah Ibadah Dibatasi 50 Persen

Musa’ad memaparkan, PPKM level 3 memiliki indikator dengan membatasi kapasitas rumah ibadah, acara, mal, pasar dan fasilitas umum lainnya yang berpotensi terjadinya kerumunan. Pembatasan berlaku hingga 50 persen dari kapasitas tempat.

Baca Juga >  Kabupaten Ini Satu-satunya di Papua yang Sudah Sepakati Dana Hibah Pilkada 2024

 “Level 3 berarti misalnya di rumah – rumah ibadah itu hanya 50 persen, prokes yang ketat dan ini bukan satu hal yang baru kita lakukan, sehingga penegasan saja ke kabupaten/kota untuk menerapkan hal instruksi tersebut,” ujarnya.

Pemerintah Papua mengimbau rumah sakit termasuk rumah sakit rujukan agar siap mengantisipasi gelombang 3 Covid-19. Ia juga berharap masyarakat patuh protokol kesehatan dalam beraktivitas.

“Rumah sakit harus siap dari segi fasilitas yang sudah kita bangun, terpenting kita semua masyarakat, tokoh agama, perempuan memberikan sosialisasi kepada masyarakat kita terutama 5 M itu, tidak hanya mencuci tangan, menjaga jarak tapi juga kurangi kerumunan,” kata Musa’ad. *** (Qadri Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Implementasi Permendagri Nomor 3 Tahun 2017 Masih Kendor di Papua, Kok Bisa?

26 September 2023 - 20:16

388 Perangkat Kampung di Papua Antusias Ikut Pelatihan P3PD

26 September 2023 - 19:49

Pemkot Jayapura Alokasikan 40 Persen APBD Perubahan untuk Pilkada 2024

26 September 2023 - 18:51

Kampung Tobati Usulkan Penambahan Dana Rp700 Juta pada Perubahan 2023

25 September 2023 - 22:56

Pemda Sarmi: Listrik Tanpa Kedip Dukung Kemeriahan Festival Negeri Seribu Ombak

25 September 2023 - 22:12

Tak Punya Tambang, Papua Terancam Tertinggal Jika Abaikan Ekonomi Maritim

25 September 2023 - 20:28

Trending di PROVINSI PAPUA