Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 25 Apr 2024 14:59 WIT

Bank Indonesia Dorong Peningkatan Transaksi Digital di Papua Pegunungan


					Penyerahan cenderamata dari Pemprov Papua Pegunungan kepada BI Perwakilan Papua usai sosialisasi QRIS dan KKPD, Kamis 25 April 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Penyerahan cenderamata dari Pemprov Papua Pegunungan kepada BI Perwakilan Papua usai sosialisasi QRIS dan KKPD, Kamis 25 April 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua terus berupaya mendorong peningkatan transaksi berbasis digital di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Salah satu caranya dengan menggelar sosialisasi kanal pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) di Kabupaten Jayawijaya, Kamis 25 April 2024.

Penjabat Sekda Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep membuka resmi sosialisasi yang berlangsung di Hotel Baliem Pilamo Wamena. Turut hadir, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kabid Pembendaharaan.

Wasuok Demianus Siep dalam sambutannya mengapresiasi Bank Indonesia Papua yang telah berinisiatif untuk melaksanakan Sosialisasi Kanal digital Qris dan Kartu Kredit.

Transaksi Keuangan Non Tunai Cegah Kebocoran

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Thomi Andreas saat sosialisasi QRIS dan KKPD di Papua Pegunungan, Kamis 25 April 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

Menurut dia, sosialisasi ini selaras dengan Instruksi Kemendagri Peraturan Nomor 56 Tahun 2021. Peraturan ini berkaitan tentang tata cara implementasi elektronik transasksi pemerintah daerah untuk mendorong transasksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah.

“Implementasi transaksi keuangan pemerintah daerah secara non tunai dapat meningkatkan efesien, mencegah kebocoran serta menjadi trigger positif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Transaksi keuangan bisa lebih efesien, inklusif keuangan daerah lebih maju yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Wasuok menilai penerapan digitalisasi sangat bagus, namun jaringan internet yang tidak memadai masih menjadi kendala di Papua Pegunungan. Kondisi ini dapat menghambat transaksi digital.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik agar kita semua memiliki presepsi, wawasan, serta pengetahuan yang sama. Utamanya terkait dengan implementasi Permendagri Nomor 79 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis pengunaan KKPD dalam pelaksanaan APBD,” pesannya.

7.057 Pelaku Usaha Lokal Dukung Transaksi Digital

Suasana sosialisasi QRIS dan KKPD oleh Bank Indonesia Perwakilan Papua di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis 25 April 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Thomi Andreas, mengatakan digitalisasi tidak hanya berlaku di kota besar saja, namun juga di tanah Papua. “Pemerintah bersama BI telah mengambil langkah, baik dari sisi oprasional maupun kebijakan mendorong akselerasi pemulihan perekonomi nasional,” katanya.

Berdasarkan data per Maret 2024, tercatat volume transaksi QRIS di Papua Pegunungan mencapai 159 ribu transasksi atau 6,43. Untuk itu, BI Papua terus mendorong peningkatan penggunaan berbasis digital kepada masyarakat Papua Pegunungan.

Thomi mengajak masyarakat Papua Pegunungan untuk transaksi menggunakan QRIS. Sebab, sudah ada 7.057 pelaku usaha menggunakan QRIS di Papua Pegunungan untuk mendukung transaksi digital. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Upaya Pertamina Patra Niaga Wujudkan Subsidi Tepat Sasaran

25 May 2024 - 15:19 WIT

Pedagang Ikan Asar Jayapura Naik Kelas, Lapak Jualan Pakai Booth Kontainer

22 May 2024 - 23:11 WIT

KRIS Belum Diterapkan di Papua, BPJS Kesehatan Genjot Inovasi di Daerah 3T

21 May 2024 - 21:33 WIT

Majelis Rakyat Papua Gandeng Perbankan Bangun Ekonomi OAP yang Lebih Baik

18 May 2024 - 21:21 WIT

13 Ribu Ton Beras Impor Tiba di Papua, Stok Cukup untuk 5 Bulan

16 May 2024 - 17:53 WIT

BRImo Mempermudah Transaksi Finansial Jemaah Haji di Tanah Suci

16 May 2024 - 14:03 WIT

Trending di BISNIS