Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 3 Apr 2024 14:00 WIT

Bacok Polisi di Keerom, Terduga Pelaku Penganiayaan Tewas Didor


					Anggota Polsek Skanto, Keerom Aiptu Imam Basori mendapat perawatan medis akibat luka bacok pada kepala. (Dok Polda Papua) Perbesar

Anggota Polsek Skanto, Keerom Aiptu Imam Basori mendapat perawatan medis akibat luka bacok pada kepala. (Dok Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Keerom – Seorang polisi yang bertugas di Polres Keerom, Aiptu Imam Basori dibacok pria berinisial AT saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penganiayaan di Arso III, Distrik Skanto.

Peristiwa ini terjadi Selasa 2 April 2024. Akibat kejadian itu, Aiptu Imam harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, karena luka bacok cukup parah pada bagian kepala.

Sementara pelaku pembacokan berinisial AT meninggal dunia usai mendapat tindakan tegas terukur dari petugas kepolisian. AT meninggal dunia setelah di bawa ke RSUD Kwaingga Swakarsa, Kabupaten Keerom.

Kapolres Keerom AKBP Christian Aer dalam keterangannya melalui Kasat Reskrim Iptu M. Indra Prakoso menjelaskan, pertiwa itu terjadi Selasa sore pukul 17.30 WIT. Korban dibacok oleh terduga pelaku penganiayaan berinisial AT.

Kejadian itu berawal saat Aiptu Imam yang bertugas di Polsek Skanto menindaklanjuti laporan kasus penganiayaan yang menimpa seorang perempuan bernama Yuli Pagawak. Setibanya di TKP, Aiptu Imam malah mendapat ancaman dari AT yang membawa dua bilah parang.

“Pelaku AT ini mengayunkan parang secara membabi buta hingga membuat Aiptu Imam terjatuh ke tanah. AT kemudian membacok Aiptu Imam menggunakan parang mengenai bagian kepala,” terangnya.

Saat kejadian, kata Indra, anggota polisi lainnya sempat membuang tembakan peringatan, namun tidak diindahkan pelaku AT. Akibatnya, polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan AT yang hendak kembali menyerang Aiptu Imam.

“Aiptu Imam mengalami luka bacok di bagian kepala dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Arso III. Namun karena luka cukup parang, Aiptu Imam dirujuk ke RS Bhayangkara,” kata Indra. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA